Minggu, 31 Januari 2016

Buletin Jejak vol.58/Edisi Januari 2016



Berikut dua puisi saya yang dimuat Buletin Jejak vol.58/Edisi Januari 2016

SEPOTONG EPISODE

masih kuhidu aroma luka dari depan tungku
luapnya buat sesak dada
ada gusar dan kelasah yang menjalar
ke sekujur raga
lupa adalah satu kebohongan
semilir angin pada resah malam

pada kota mana kau singgah melepas lelah
memompa segala asa yang mulai payah
kesendirian seolah sepi paling gigil
puja kirab kibaskan airmata pagi
sepanjang musim tak terjamahi

aku sudah lupa pada harap
pada debar yang selalu gerogoti jemari
cengkeraman paling nyala di samping mentari
dalam secangkir kopi yang lupa
kau aduk dini hari

Surabaya, 12 Oktober 2015

KEPADA KENANG
kenang adalah keabadian yang ditoreh waktu
seberkas perih dalam samudera jiwa
terus bergerilya selang-menyelang
menguntit hari

sejurus lalu bertukar tangkap dengan imaji
redam sebentar dan muram kembali
kikis di bibir senja
sajikan madah pun kelasah:
paling taksa

Surabaya, 25 September 2015


Kamis, 28 Januari 2016

2 Resep Bolu Pisang Enak

Bolu Pisang Coklat Kukus




Bahan-bahan:

- 1 buah pisang haluskan
- 2 sdm margarin lelehkan
- 3 sdm cokelat meises
- 10 sdm gula pasir
- 2 butir telur kocok lepas
- 6 sdm tepung terigu
- vanili
- 1 sdt baking powder
- 3 sdm air

Cara membuat:



  1. Lelehkan margarin. Sisihkan
    Kocok telur dan gula sampai kembang. ( warna menjadi putih)

    +Aduk sampai rata.. tambahkan air dan meises ceres.

    • Masukkan tepung terigu, aduk rata. Lalu masukkan vanili, baking powder dan pisang yang sudah dihaluskan. 

      +

      • Tahap terakhir masukkan margarin. Aduk.

        +

        • Setelah selesai adonan tercampur rata, masukkan ke dalam kukusan yang sudah dipanaskan terlebih dahulu.
          Kukus selama kurang lebih 20 menit.



          Bolu Kukus Pisang Mekar



          Bahan-bahan:
          - 4 buah pisang
          - 200 gram tepung terigu
          - 130 gram gula pasir
          - 1 sct SKM
          - 80 ml minyak goreng
          - 80 ml air
          - 2/3 sdm baking powder
          - 2/3 sdt soda kue
          - 2 sdm meises

          Langkah:

          1. Haluskan pisang dan gula pasir hingga pisang halus. Tambahkan SKM, aduk rata. Sisihkan.

            +

            • Campur tepung terigu, baking powder dan soda kue kemudian ayak.

              +

              • Kemudian masukkan campuran tepung dan minyak goreng kedalam pisang yg sudah dihaluskan, aduk rata. Tambahkan air dan aduk rata, terakhir masukkan meses, aduk rata.

                +

                • Panaskan kukusan hingga mendidih dan beruap. Tuang adonan kedalam cetakan yg sudah dialasi paper cup sampai agak penuh. Kemudian kukus kurleb 20 menit.

              Minggu, 24 Januari 2016

              Ruas Online, Edisi 12 Januari 2016 Edisi II Th.II

              Berikut dua puisi saya yang dimuat Ruas Online, beberapa waktu lalu. Untuk pengiriman silakan bergabung di grup facebook RUAS atau berteman dengan akun Ruas. Berikut puisi-puisi saya:


              PANTAIMU
              telah kujelajahi tiap jengkal pantaimu
              beyang-bayang senja di ujung samudera
              gemulung mengantarkan sunyi paling sepi
              dan segala kemungkinan beradu
              terlipat jadi ilusi

              pantaimu telah tergerus waktu
              bertahun kau simpan tangis
              pada kelopak bunga yang ditepis gerimis
              buana rasa kau kucurkan
              sembari menenggelami sunyi
              kau pulang tanpa permisi

              Surabaya, 21 Oktober 2015















              HUJAN DI JALAN VETERAN

              tak ada yang hangat selain kopi
              kelana separuh abad akan luntur
              oleh rintik-rintik dosa
              turun dari langit

              atom-atom dingin menggergaji naluri
              dan debu paling kotor terisap
              beradu bersama ampas kenang
              berkubang dan tergenang

              hujan di jalan ini belum susut
              seolah enggan beringsut
              dini hari masih kacau
              butiran air ikut risau
              merasakan angin berdesau

              Surabaya, 20 Oktober 2015




              Selasa, 19 Januari 2016

              12 Ciri Kalimat Efektif

              Kalimat efektif adalah kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa baik ejaan maupun tanda bacanya sehingga mudah dipahami oleh pembaca atau pendengarnya. Dengan kata lain, kalimat efektif mampu  menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pendengar atau pembacanya seperti apa yang dimaksudkan oleh penulis.

              Suatu kalimat dapat dikatakan sebagai kalimat efektif jika memiliki beberapa syarat sebagai berikut:

              1. Mudah dipahami oleh pendengar atau pembacanya.
              2. Tidak menimbulkan kesalahan dalam menafsirkan maksud sang penulis.
              3. Menyampaikan pemikiran penulis kepada pembaca atau pendengarnya dengan tepat.
              4. Sistematis dan tidak bertele-tele.

              12 Ciri kalimat efektif antara lain:

              1. Subjek tidak diawali preposisi
              2. Antara verba transitif dan O tidak disisipi kata lain.
              3. Tidak mengandung kontaminasi atau kerancuan
              4. Tidak mengandung interferensi (pengaruh bahasa lain yang bersifat mengganggu)
              5. Asas Kehematan
              6. Asas kesejajaran atau pararelisme
              7. Bebas dari kata tidak baku
              8. Tidak bermakna ganda atau ambigu
              9. Pola aspek + agen + verba
                Contoh: sudah saya baca
              10. Sesuai EyD
              11. Harus logis atau masuk akal
              12. Dilafalkan dalam bahasa Indonesia dalam bahasa lisan

              Itulah ciri-ciri kalimat efektif, jadi mulai sekarang gunakan kalimat efektif dan jangan suka bertele-tele.

              Semoga bermanfaat!

              Jumat, 08 Januari 2016

              Ini Resolusiku, mana Resolusimu?

              Ada banyak keinginan serta harapan-harapan tiap individu di tahun baru. Semua yang mereka inginkan belum tentu tercapai dengan sempurna, tetapi semua orang tetap boleh bermimpi setinggi apapun mimpinya itu. Bagi saya, mimpi itu hal yang sakral karena kenapa? Bagi saya mimpi itu hal yang menakjubkan dan jika tercapai rasanya terbang melayang-layang *eh nggak juga sih.

              Ada beberapa keinginan saya di tahun 2016 ini. Nggak begitu banyak sih hanya lima poin penting.

              1. Quantum Writer
              udah paham istilah satu ini belum? Haduh, belum ya, oke aku jelasin ya. Quantum writer adalah penulis yang tak hanya menulis untuk kesenangan, tetapi penulis produktif yang memang menulisnya memiliki tujuan, misalnya saja untuk uang. Hehehe... ini tujuan saya loh, kalau kamu mau yang lain juga boleh.

              2. IPK 3,7 di semester 4 dan 5
              Bagi saya nilai juga penting, karena kemarin IPK saya lumayan tinggi maka saya harus mempertahankan nilai. Bukankah mempertahankan jauh lebih sulit daripada menggapainya, (*ikut pepatah)

              3. Punya motor dengan gaji sendiri
              Kemarin itu motor saya dibawa adik saya kemudian dia mengalami kecelakaan, dan saya ingin punya motor dengan gaji sendiri setelah di tahun kemarin punya HP dengan gaji sendiri sekarang ingin peningkatan. Semangat!

              4. 3 Judul Buku Mayor
              Saya terkadang merasa kurang jika belum ada buku yang nangkring di penerbit mayor, maka dari itu mimpi ini saya tulis dan semoga terkabul.

              5. Nembus Koran Nasional
              Saya ingin menembusnya, sungguh. Di tahun 2015 sudah bisa menjajaki koran lokal meski hanya beberapa, maka dari itu harus ada peningkatan di tahun ini.


              Oke, itu semua resolusiku, mana resolusimu?