Selasa, 16 Februari 2016

Daftar K-Drama yang Pernah Saya Tonton dan Keasyikan yang Terjadi

1. Full House

2. Princess Hours

Ini adalah drama korea yang umurnya tak baru lagi, karena seingat saya sih saya menontonnya saat di bangku SMP. Dulu menontonnya dengan Kakak sepupu yang juga suka drama korea. Drama ini sangat kompleks meski awalnya saya tidak suka cerita-cerita kerajaan. Namun setelah melihat beberapa episode selanjutnya memesona :v

3. Coffee Prince

4. My Lovely Samsoon

5. Brilliant Legacy

6. Dong Yi

7. Boys Before Flower (BBF)

Drama korea yang satu ini bikin nggak bisa tidur :-D Kenapa? Drama korea ini pertama kali muncul di TV saat saya masih SMP kelas dua kalau nggak salah. Pertama kali ditayangkan malam hari, sekitar pukul 22.00-24.00 (kalau nggak salah). Dulu bahkan saking sukanya nonton drama ini, guru-guru manggil kami (saya, dan dua teman saya Mei dan Ve) dengan sebutan F3. Wiiih kebayang coba? Ada F4 dan muncullah F3 :v. Perjuangan saat melihat drama ini adalah kami bertiga saling mengingatkan kalau sudah tayang. Kebiasaan anak SMP yang nggak bisa tidur malem-malem itu mempersulit langkah kami untuk menikmati drama ini. So, kami punya ide gila. Ya, ide ini tidak patut untuk ditiru. Tiap ingin tidur sebelum drama ini tayang, kami mengikat kaki dengan tali yang ditautkan tepat di kaki tempat tidur, sehingga ketika bergerak akan terbangun karena tarikan tali itu. Hebat kan? *jangan tiru. Ide gila itu kami lakukan setiap saat hingga drama ini tamat. Juga pernah suatu waktu kami Nobar (Nonton Bareng) padahal cuma tayang di TV pakai Nobar segala, hihihi :D
Drama ini menceritakan cinta yang 'nyesek' sampai bikin nangis guling-guling dan lucunya bikin perut sakit. 


8. Kill Me Heal Me

9. Healer

10. King to Hearts

11. Pinocchio

12. Pasta


13. Cinderella Step Sister

14. Dream Hight 1


15.  Dream Hight 2

16. Oh My Ghost

17. Master Sun's

18. It's Ok It's Love

19. Jang Ok Jung

Saya melihat drama ini seringnya sama Mama. Mama saya yang pertama kali suka sama drama ini. Lagi dan lagi ini adalah sebuah drama korea yang menceritakan sebuh kehidupan kerajaan. So, saya sedikit bosan. Tapi karena Mama menganjurkan untuk menontonnya dan mengikuti part-nya akhirnya ikutan suka juga :)

20. Love Rain

21. Flower Boy Ramen Shop

22. Naughty Kiss
23. Medical Top Team

24. My Fair Lady
25. 49 Days
26. Dae Jang Geum

27. Good Doctor



Telur Gabus, Mudah dan Praktis!

Kini membuat snack untuk anak tidak perlu susah payah dan lama berkutat di dapur, Bunda :-D Juga bisa untuk teman nonton TV lho. Snack yang satu ini cukup dua puluh menit saja membuatnya. Selain itu bahan-bahan yang digunakan cukup mudah didapat di dapur. Berikut resepnya:

Bahan-bahan:
-Nasi satu centong
-Tepung Terigu 250 gram
-Mentega 1 sdm, cairkan
-Penyedap rasa

Cara membuat:
-Tuang satu centong nasi ke dalam wadah.
-Tuang 1 sdm mentega yang sudah dicairkan, aduk.
-Tambahkan 250 gram tepung terigu kemudian uleni adonan hingga menyatu
-Bentuk adonan seperti di gambar hingga adonan habis
-Goreng hingga berwarna cokelat keemasan
-Siap disantap


Selamat mencoba^^





Jumat, 05 Februari 2016

Bola-bola Susu teman nonton TV yang Seru

Banyak resep makanan berat dan juga makanan ringan yang mudah. Tidak menutup kemungkinan juga makanan yang mudah dan membutuhkan waktu sebentar dalam pengolahan memiliki nilai gizi yang baik untuk buah hati Anda. Selalu perhatikan nilai gizi pada setiap makanan yang dikonsumsi oleh keluarga Anda agar keluarga Anda selalu sehat dan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Untuk itu resep satu ini bisa menjadi andalan dapur Anda untuk buah hati dan juga untuk suami. Bola-bola Susu, pernah dengar? Jika belum pernah Anda perlu mengaplikasikannya di dapur Anda.

Bahan-bahan:
- Tepung tapioka 1/4 kg
- Skm 2 sct
- Gula sesuai selera
- Essense buah (bisa 3-4 jenis essens agar warnanya beragam)
- Susu Bubuk
- Air secukupnya

Cara membuat:
1. Sangrai tepung tapioka hingga ringan
2. Tiriskan hingga dingin
3. Campurkan tepung tapioka, air, skm ke dalam satu baskom
4. Aduk adonan hingga rata kemudian bagi adonan menjadi beberapa bagian dan letakkan di wadah        berbeda.
5. Tuang essense berbeda di masing-masing wadah
6. Aduk hingga warna erata
7. Bulatkan adonan
8. Gulingkan ke dalam susu bubuk
9. Bola-bola susu siap disantap


Majalah Cerdas edisi Februari 2016


Saya mendapat kabar kalau puisi saya berjudul "Muara Kasih" dimuat Majalah Cerdas edisi Februari 2016. Ini adalah kali pertama tulisan saya dimuat di sana. Majalah Cerdas merupakan majalah yang khusus memuat seluk-beluk pendidikan dan di dalamnya terdapat Rubrik Puisi, Dinamika Pendidikan, dan lain-lain. Majalah ini cukup memuat halaman yang banyak dan kompleks dengan info seputar Pendidikan di Jawa Timur.

Bagi Anda yang ingin mengirimkan karya bisa melalui e-mail yang tertera pada gambar di atas. Selamat berkarya!

Selasa, 02 Februari 2016

Koran Mata Banua, Banjarmasin Edisi Januari 2016 menyajikan Puisi-puisi Anggi Putri




Pada tengah malam kemarin saya sengaja melembur karena masih banyak bab-bab yang belum saya selesaikan mengingat DL sebentar lagi. Saya berselancar barang sebentar di facebook untuk menemukan lomba-lomba yang menarik, dan saya mendapat kabar gembira ini dari Sastra Mata Banua redaksi koran Mata Banua, Banjarmasin.

Ada puisi saya yang dimuat di koran tersebut. Saya mengirimkan puisi ini sekitar bulan Oktober lalu dan baru dimuat bulan Januari, tetapi publikasi baru pada bulan Februari. Meskipun demikian saya sangat senang karena cara berproses saya menemui hasil meski sedikit demi sedikit. Bahwasannya saya butuh banyak asupan bacaan dan juga pengetahuan yang luas tentunya.

Baiklah, selamat menikmati Puisi saya yang berjudul Keemasan Pilar di Koran Mata Banua, Banjarmasin. Tabik!

Ruas Online Rubrik Sudut Kata 12 Januari 2016 (Edisi 2) Th. II


Belum lama ini puisi saya dimuat di Ruas Online edisi 12 Januari. Ada dua buah puisi berjudul Pantaimu dan Hujan di Jalan Veteran. Selamat menikmati! Berikut saya bubuhkan puisinya. Untuk yang ingin kirim karya ke rubrik ini bisa langsung add akun facebook Ruas Aksara.

Salam


PANTAIMU
telah kujelajahi tiap jengkal pantaimu
beyang-bayang senja di ujung samudera
gemulung mengantarkan sunyi paling sepi
dan segala kemungkinan beradu
terlipat jadi ilusi

pantaimu telah tergerus waktu
bertahun kau simpan tangis
pada kelopak bunga yang ditepis gerimis
buana rasa kau kucurkan
sembari menenggelami sunyi
kau pulang tanpa permisi

Surabaya, 21 Oktober 2015


HUJAN DI JALAN VETERAN

tak ada yang hangat selain kopi
kelana separuh abad akan luntur
oleh rintik-rintik dosa
turun dari langit

atom-atom dingin menggergaji naluri
dan debu paling kotor terisap
beradu bersama ampas kenang
berkubang dan tergenang

hujan di jalan ini belum susut
seolah enggan beringsut
dini hari masih kacau
butiran air ikut risau
merasakan angin berdesau


Surabaya, 20 Oktober 2015