Jumat, 26 Mei 2017

NGOBROL DAN NGOPI BARENG DI KOPDAR CIPOERS



yang bawa kamera Pak Imam Nugroho, fotografer kece


Holla, kalian pasti sudah tahu beberapa waktu yang lalu saya banyak upload foto-foto saat Kopdar Cipoers bareng Gus Ipul. Banyak juga yang tanya, Kak itu acara apa sih? Kak Cipoers itu apa? Kok bisa gabung ke kopdar itu, gimana sih caranya? Dan blablabla. Baiklah kali ini akan saya beri tahu mengenai acara kemarin ya.

Apa sih Cipoers?


Cipoers adalah sebutan penulis di rubric Citizen Reporter Harian SURYA. Jadi, di Harian SURYA itu ada rubik di halaman 13 bernama Citizen Reporter. Rubrik ini setiap hari tayang, kecuali hari Minggu (seingatku). Untuk gabung bagaimana? Gampang saja, kalian hanya perlu beli Koran Harian SURYA kemudian bukalah halaman 13 Citizen Reporter. Di bagian bawah biasanya terdapat syarat dan alamat e-mail pengiriman. Lho, kak kok nggak dikasih tahu langsung sih alamat surelnya? Iya, ini agar kalian usaha, hihi sekalian agar kenal dengan korannya. Katanya, mau ikut menulis di sana setidaknya bisa berkenalan dulu.

Baca juga

KELAS LITERASI REMAJA - HARIAN SURYA 11 MARET 2017


Perjuangan ke Kopdar Cipoers

Ada banyak kisah mengesankan saat awal berangkat Kopdar hingga kepulangn. Hari itu saya ada event lain di pagi harinya hingga pukul 13:30 WIB sedangkan acara Cipoers pukul 14:00 WIB. Saya tidak sempat ganti kostum dan langsung menuju Empire Palace di Blauran. Sampai di sana saya seperti biasa kesana kemari sendirian hingga akhirnya di lantai dasar ketemu Pak Agus, Mbak Nisa, dan Mbak Eni Rahayu. Seperti biasa saya sok kenal kemudian saling berkenalan satu sama lain.

akhirnya ketemu mas Sandi Iswahyudi, yang nunjukin jempolnya tuh


Di lift bertemu dengan Hasyim. Hal yang sama saya lakukan karena dia tidak ada inisiatif berkenalan, hehe. Sampai di lantai UG saya sangat takjub dengan dekor ruangannya. Pasti para jomblo akan baper, karena penataan ruang penuh bunga sakura, burung-burung dan khas pernikahan. Kami para Cipoers diberikan goodie bag plus kaos yang harus dipakai pada saat itu juga. Saya yang awalnya memakai baju event kemudian diminta langsung merangkap dengan kaos tersebut. Sangat gerah sebenarnya apalagi setelah lari-lari kesana kemari.

Baca juga

Kopdar Dadakan Ala Harian Surya


Saat di kamar mandi bertema kawan lama, Mbak Rizka Amalia yang kemudian mengenalkan saya kepada Mas Rudi dan Hasyim yang sudah saya kenal di lift. Ratusan Cipoers dari berbagai daerah bertemu dalam acara ini. Hingga saya sudah tidak mood bincang-bincang dengan orang satu per satu dikarenakan pusing melihat lautan manusia.

Ngopi Bareng Gus Ipul


Dalam acara ini juga ditemani Gus Ipul lho. Beliau memberikan sambutan, bincang bersama, kemudian menyerahkan beasiswa kepada Mas Dendy, seorang CIPOERS penyandang tunanetra. Dalam kopdar ini seakan dibukakan mata bahwa dalam kekurangan manusia masih banyak kelebihan yang Tuhan berikan. Gus Ipul kemudian mengikuti proses pembuatan kopi bersama komunitas kopi Bondowoso mulai dari penggilingan hingga menyeruput kopi bersama-sama. Beliau juga yang memberikan hadiah kepada pemenang lomba like foto terbanyak yang diadakan pada acara tersebut. Satu diantara pemenangnya yaitu saya.
pemenang like terbaanyak


Secuil Kisah

Saat acara usai, saya mau pulang namun Mas Dendy mengajak ngobrol sebentar kemudian minta tolong agar dipesankan Ub*r untuk menuju Terminal Bungurasih. Saya pun dengan senang hati memesankan dan mengantar hingga ke lobby untuk menuju mobilnya datang. Setelah ia berpamitan pulang, baterai saya lowbat kemudian sinyal internet menghilang. Alhasil saya sendiri tak bisa memesan ojek untuk pulang. Akhirnya Mbak Rizka dengan nekatnya mengantar saya pulang, meski saya tak pakai helm. Untunglah terdapat pertolongan sehingga bisa pulang dengan selamat.


Baca juga

Berbagi Secuil Surabaya, Harian Surya Edisi 27 Mei 2016


Rubrik Bahagia, Bagaimana kirimnya

Rubrik lainnya yaitu disebut oleh Bu Endah Himawati sebagai Rubrik Bahagia, karena tidak boleh berbahaya bagi penulis, tidak berbahaya bagi pembaca dan tidak berbahaya bagi SURYA. Jadi, ini adalah rubrik yang isinya senang-senang. Rubrik ini berupa kuliner, traveling, komunitas, hobi, misalnya ibu rumah tangga yang bisa memasak bisa menulis dan mengirimkan ke rubrik ini. Apa saja syarat untuk kirim ke rubrik ini?



Kesan yang Tak Terganti

di belakang orang-orang berebut Gus Ipul kita santai foto bareng di sini


Kopdar Cipoers ini merupakan kopdar kedua setelah Kopdar langsung di kantor harian SURYA beberapa waktu lalu. Bedanya, kopdar ini lebih besar dan sangat meriah. Saya melihatnya tata acara sudah tersusun rapi mulai dari tempat, banner yang kece, kesiapan hadiah-hadiah, goodie bag, dinner, hingga pemberian sertifikatt kepada setiap Cipoers. Saya sangat salut kepada seluruh panitia, khususnya kepada Bu Tri Hatma Ningsih sebagai ketua pelaksana sekaligus editor rubrik kita, Citizen Reporter. Atas dedikasinyalah acara ini bisa terselenggara dengan begitu hebat dan istimewa.


Cipo sebenarnya sudah berganti nama beberapa kali. Redaktur pertama yang menghandle adalah Mbak Endah Himawati. Selama 11 tahun dari 2006-2011 namanya berganti dari Citizen Journalism menjadi Warteg atau Wartawan Warga Negara. Baru mulai tahun 2011 namanya menjadi Citizen Reporter (CIPO), jelas editor CIPO.       

Demikian yang bisa saya tulis pada kesempatan ini semoga bisa bermanfaat untuk pembaca. Komen juga boleh kalau mau tanya-tanya, akan saya jawab sebisa saya. Terima kasih.

8 komentar :

  1. Seru kopdar nya ya mbak, yg Dateng banyak. Ada seragamnya lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya panitianya keren disiapkan juga seragamnya.

      Hapus
  2. Kopdar selalu asyiik dan menulis yang bahagia itu menyenangkan. Udah mumet liatin temlen panas muluk 😁😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya mbak silaturahmi selalu jadi seru

      Hapus
  3. Mantap. Semoga kita selalu konsisten di jalan penulis ya mbak. Salam kenal juga hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal Mas, Amiiin selalu berbagi lewat tulisan

      Hapus
  4. Saya pernah baca ulasan mba anggi di netizen reporter tersebut, keren banget. Gaya bahasanya mudah dimengerti

    BalasHapus