Rabu, 22 Mei 2019

Cara Mengatur THR yang Tepat Buat Pemula

"THR sebentar lagi cair nih,  mau beli apa ya? Belanja baju aja, kue kering, beli parsel, ah enaknya beli tas deh. "

Semua angan-angan buat belanja pasti sudah terngiang pengin ini pengin itu. Ini belum kebeli sudah ingin lagi yang itu. Ah, dasar wanita ­čśćEitss, tapi sebenarnya kamu bisa kok mengatur THR dengan tepat. Jangan khawatir uang THR ludes dalam semalam. 


Tunjangan Hari Raya selalu diberikan perusahaan jelang lebaran. THR ini sudah diatur dalam Permaker No. 6 Tahun 2016. Nah apakah THR kamu sudah cair? Atau masih membeku, hehe. Oke, baiklah kita akan membahas tips agar THR tidak ludes dalam semalam. 

Jika kamu sudah mendapat THR, jangan langsung dihambur-hamburkan ya. Kamu perlu mengaturnya sesuai alokasi yang sesuai. Bagaimana cara mengatur THR yang tepat? Berikut tips mudah mengatur dana THR dengan bijak. 

Bayar Zakat Dulu 

Yap, zakat kewajiban yang harus dipenuhi jelang Lebaran. Bagi kaum muslim, wajib mengeluarkan zakat fitrah saat Lebaran. Besarnya pos untuk zakat dari THR yang kamu terima adalah 5%. Zakat di sini tidak hanya untuk zakat fitrah tapi juga zakat harta, sedekah, hingga bantuan sosial lainnya. Nah,  jika sudah mendapat THR zakatlah yang harus kamu dulukan dibanding beli baju dsb. 

Dana Darurat

Dana darurat yakni dana yang dibutuhkan untuk kepentingan mendadak. Apa pun itu, misal kondangan ke saudara, ada kerabat yang meninggal atau kecelakaan sehingga kita harus menjenguk mereka. Sebelum borong baju lebaran, sebaiknya alokasi dana darurat sudah ada.

Dana darurat ini juga bisa digunakan untuk antisipasi membayar biaya asisten infal Lebaran atau jika terjadi sakit maupun kecelakaan mudik yang tak bisa diprediksi. Besarnya dana darurat 15% dari uang THR.

Bayar Utang Konsumtif

Maksudnya? Kok bayar utang pakai uang THR ya? Sebenarnya bayar utang di sini ketika kamu sudah membeli baju lebaran dengan kartu kredit atau menggunakan ‘pos’ lainnya. Siapkan dana 20% dari uang THR untuk membayar utangmu ya.

Kebutuhan Lebaran

Nah, ini hal yang paling besar bagiannya. Dana yang disisihkan yakni sebanyak 50% buat kebutuhan Lebaran. Kamu bisa menggunakan dana ini untuk angpao saudara atau keponakan, makanan saat Hari Raya, belanja baju, hingga mudik. Maka dari itu, kamu perlu dana besar buat hal ini.

Tabungan dan Dana Pasca Idul Fitri

Biasanya sih kita akan kehabisan dana setelah idul fitri selesai. Tinggal gigit jari deh. Mengapa demikian?  Karena saat sebelum idul fitri kita sudah menghambur-hamburkan uang THR tanpa ada rencana yang jelas. Sehingga uang sudah habis duluan. Lalu kehidupan setelah lebaran gimana? Nggak mungkin ngutang dong. 

Nah, oleh karenanya kamu juga harus menyisihkan uang untuk tabungan dan pasca lebaran. Sehingga meski lebaran sudah lewat tapi kantong kamu nggak kerontang alias kosong. 

Baiklah, itulah saran dan tips mengatur uang THR agar saat lebaran tidak sembarangan menghamburkan uang. THR memang menggiurkan tapi kalau tidak digunakan dengan bijak maka bisa jadi seperti kapas yang tertiup angin. Kita tidak tahu uangnya habis buat apa saja. Tiba-tiba hilang dalam genggaman. 

So, apakah kamu sudah mengatur THR dengan tepat?

0 komentar :

Posting Komentar