Tampilkan postingan dengan label Ngobrol Kece. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngobrol Kece. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Agustus 2017

Chit-Chat Seputar Mahasiswa Berprestasi [Mawapres Tips]

hayoo tebak aku yang mana, hehe

Holla, I’m back. Sudah agak lama tidak membahas hal-hal yang berkaitan dengan personal experience, nah kali ini saya akan membahasnya. Banyak yang merequest topik pembicaraan ini sehingga saya bersungguh menuliskannya.

"Kak, menang Pilihan Mahasiswa Berprestasi ya, gimana sih caranya?"

Jumat, 04 November 2016

[NGOBROL KECE] Belajar Merintis Rumah Baca Bersama Yaya Wahyu Setyani

#NgobrolKece 3 bersama Bu Yaya

Holla! Kembali di hari Jumat nih. Itu artinya waktunya #NgobrolKece. Kali ini Anggi Putri's Blog kedatangan tamu seorang wanita inspiratif yang sangat peduli terhadap dunia literasi, khususnya untuk anak-anak. Wanita ini juga mendirikan sebuah Rumah Baca di desanya. Penasaran, bagaimana kisahnya? Yuk, simak obrolan kami!

Rabu, 26 Oktober 2016

[NGOBROL KECE] Produktif Berkarya Ala Devi Eka





Holla! Kak Devi Eka, apa kabar? Maaf ganggu waktunya sebentar. Lagi sibuk apa nih?

Denger-denger Kak Devi ini nulis dan karyawan ya. Bagaimana sih membagi waktu untuk dua hal itu?

Loha, Kak Anggi. Alhamdulillah kabar baik. Lagi sibuk kerja sama sesekali nulis nih.
Iya, aku kerja dari pagi sampe sore. Jadi, nulisnya malam. Kadang sampe begadang. Hehe..




Apakah ada kendala-kendala dalam menjalani keduanya, atau justru senang?

Kalau pas pekerjaan gak banyak, seneng tuh malemnya bisa lanjut nulis.
Tapi, kadang kalau lembur kerja, malemnya kecapekan, yaa... Kadang cuma bisa baca/ngrevisi cerita.

Rupanya Kak Devi sudah menelurkan sebuah novel ya, kalau boleh tahu apa judul novelnya dan berkisah mengenai apa novel ini?

Alhamdulillah udah ada 3 novel yang terbit di penerbit mayor DIVA Press. Judulnya yaitu: The Love is (not) Blue; Morning, Gloria; dan Aku Menunggumu.
The Love is (not) Blue bercerita tentang seorang gadis Indonesia yang bekerja di Korea yang mengalami lika-liku kehidupan.
Morning, Gloria menceritakan tentang gadis pecinta fajar dan penikmat senja yang ber-setting di Belanda dan Banyuwangi.
Aku Menunggumu bercerita tentang sabarnya penantian seorang gadis kepada lelaki yang dicintainya. Novel ini ber-setting di Hawaii

Wah menarik sekali, ya. Meski kerja masih bisa produktif. Dalam menggarap ketiga novel itu, dari mana saja sih Kak inspirasi didapat? 

 Inspirasi bisa didapat dari curhatan teman. Bisa juga dari pengalaman pribadi. #ups

Berapa lama untuk bisa menyelesaikan satu novel Kak? Sering kebawa mood nggak sih?

Satu novel paling lama 2-3 bulan. Kadang mood naik turun. Tapi, kalau inget novel yang nantinya bakal terbit, jadi semangat deh.

Sejak kapan kakak menulis dan apa yang melatarbelakangi Kakak sehingga terjun di dunia tulis menulis?

Kalau suka menulis sih, dari SD. Waktu SD sering bikin drama-drama yang isinya dialog-dialog gitu. Lalu, SMP cerpen pernah dimuat di majalah. Seneng banget waktu itu. Ketika SMK, sedikit menurun semangat nulisnya. Barulah waktu kerja kembali menekuni dunia literasi.
Mungkin karena memang suka baca itulah yang melatarbelakangiku suka menulis.

Maaf nih kak pertanyaannya banyak, hehe. Tips dalam menggarap novel ala Devi Eka seperti apa sih? Boleh dibocorin sedikit dong :)

Tipsnya dalam menulis itu harus ada niat dan keinginan. Percuma saja kalau niat doang, tapi gak nulis. Maka, teruslah menulis, meski harus ada sedikit paksaan dari dalam diri.
Tentukan deadline buat tulisanmu. Maka akan ada semangat bagi diri sendiri untuk menyelesaikan tulisan tersebut.

Baiklah, terakhir nih Kak, apakah proses kreatif yang kakak jalani membuat kakak lelah? Kan harus ekstra bagi waktu dari kerja lalu menulis, ada rasa putus asa nggak?

Kerja seharian terus malamnya begadang nulis, jujur saja itu melelahkan. Tapi, gak putus asa, karena aku menyukai dunia literasi. :)

Terima kasih Kak atas waktunya, sangat inspiratif sekali, semoga makin sukses dan produktif dalam berkarya!

Biodata: 
Devi Eka. Penikmat senja dan Detektif Conan. Novelku yang sudah terbit: The Love is (not) Blue (DIVA Press, 2013); Morning, Gloria (de Teens, 2014); dan Aku Menunggumu (de Teens, 2015). Antologi: Gadis 360 Hari yang Lalu, Don Juan Katrok, Distalovers, Unforgettable Stories, dan Kado untuk Kamu yang Tak Terlupakan.


Oke, itulah Ngobrol Kece bareng Devi Eka. Kalau kalian minat buat jadi tamu di sini tiap hari Jum'at kalian bisa kirim e-mail atau inbox Anggi Putri yaa ... 

Salam inspirasi!
See you on my next post!

Jumat, 21 Oktober 2016

[NGOBROL KECE] Semangat Muda Bareng Wahyu Wibowo


#Ngobrol Kece bareng Wahyu Wibowo


Holla! Kak Wahyu Wibowo. Selamat datang di Anggi Putri’s Blog. Sekarang sedang jadi perantau di Jogjakarta, ya? Kesibukan apa sih yang akhir-akhir ini kakak jalani?

Iya. Menyalurkan buku--bahasa formalnya, jualan buku secara online

Kan banyak yang sudah tahu nih kalau kakak itu malang-melintang di media. Kalau boleh tahu pertama kali tulisan kakak dimuat media itu kapan, ya? Dan kesan waktu itu bagaimana?

Wah, itu ndak benar. Kemarin, hanya beberapa kali saja berkesempatan hadir untuk mengisi rubrik yang 'mungkin' bertepatan dengan 'naskahku' saat itu lebih sesuai waktunya. Kalau pertama kali, 2009 lalu. Saat masih belajar nulis via SMS, sama salah satu teman, yang jarak rumah kami 4 jam menggunakan travel.

Selama menekuni kesibukan jual buku online juga sebagai penulis, apa sih suka-dukanya selama ini?

Menulis dan membaca adalah cara untuk menjadi lebih manusia dan sadar diri bahwa diri ini belumlah memiliki apa-apa, kecuali dengan membaca, membaca, membaca, lalu dituliskan yang 'ada'. --Menulis : Suka (Setiap orang berkeinginan karyanya hadir di media, dengan begitu, suatu apresiasi yang luar biasa kepada suatu karya yang telah dilahirkan bila redaktur berkenan menerbitkannya. Bila ada honor, itu adalah bonus dari media) Duka : Sebab menulis adalah kebahagiaan, maka untuk diri sendiri dirasa tak ada. Selain, dari orang lain, yang terkadang beranggapan menulis itu menghabiskan waktu dan hanya berimajinasi belaka, atau mendengar orang yang tetap 'kekeh' bahwa amatlah tak penting' –
Jualan: (Suka: Tentu, akhir-akhir ini, banyak rekan yang memiliki visi yang sama, lalu menyatakan minat bergabung. Dan, nyatanya, banyak sekali yang minat buku, hanya saja, selama ini kebanyakan belum menemui penjual online yang menyalurkan buku--meski, padahal sudah teramat banyak yang jualan online.) Duka: Pasti di-PHPin pembeli.

Mungkin Kakak bisa memberikan tips ala Wahyu Wibowo, bagaimana kiat menulis yang baik?

Tips? Nampaknya belum memiliki tips khusus hanya saja, hal yang harus dipikirkan adalah: (a) niat, perbaiki dulu--upayakan tak untuk cepat kaya (termasuk untuk kehidupan), atau untuk terkenal (khusus pemula), (b) Konsisten saja, usahakan setiap hari menulis (apa saja).

Kan kakak sekarang di Jogja setelah dari Palembang. Ada nggak sih keinginan nanti akan tinggal menetap dimana? atau pulang ke kampung halaman?

Itu akan dibicarakan dengan pasangan :)
Jelasnya, bila raga tak berada di kapung halaman, setidaknya ada sesuatu yang akan lahir di sana, pantaskah belajar lama dan ingin membangun 'sesuatu' di daerah orang, sedang kampung sendiri dibiarkan begitu begitu saja?

Tidak gampang menjadi perantau di kota orang, jauh dari keluarga. Bagaimana sih kakak menjaninya, adakah rasa sedih?

Yakin dan optimis bahwa "ada yang menjaga ketika diri yakin bisa hidup di suatu daerah."

Nah, terakhir nih. Apa pesan buat teman-teman semua baik yang baru mulai menulis atau memulai usahanya di tempat perantauan?


Menulis adalah cara untuk membiarkan hidup bernyawa lebih lama. Maka, bersetialah untuk meriwayatkan kehidupanmu melalui rawatan tulisan yang bermakna dan tiada melukai.

Nah, itulah hasil #Ngobrol Kece bareng Kak Wahyu Wibowo yang merupakan penulis, pebisnis dan sekarang jadi anak perantauan di Jogja. Menarik, bukan? Simak #Ngobrol Kece dengan orang-orang hebat lainnya ya, hanya di Anggi Putri's Blog tiap hari Jumat.

Kalau kalian juga ingin masuk di segment #Ngobrol Kece, langsung aja kirim e-mail: anggiputri265@gmail.com. 


Kontak Wahyu Wibowo:
Facebook: Wahyu Wibowo

See you on my next post!
Salam inspiratif!