Tampilkan postingan dengan label EVENT REPORT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EVENT REPORT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Agustus 2023

Keseruan Festival Sambal 1000 Cobek Desa Kademangan Rayakan HUT RI ke-78

Festival 1000 Cobek Desa Kademangan, Mojoagung - Jombang

Holla! Apakah di desamu sudah mulai mengadakan rangkaian acara Agustusan dalam rangka HUT RI ke-78? Kebetulan sekali, ini menginjak sebulan aku sudah tidak di tanah rantau. Aku memutuskan untuk balik ke rumah setelah bertahun-tahun jadi anak rantau. Akhirnya bisa menikmati acara-acara HUT RI di desa. Salah satunya Festival Sambal 1000 Cobek Desa Kademangan pada 13 Agustus 2023 kemarin.


FYI, Desa Kademangan merupakan desa yang ada di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Di sini merupakan tempat pengrajin cobek dan gerabah melestarikan keahlian dari nenek moyang. Hampir semua warga bisa membuat cobek, termasuk aku dulu pernah mempelajarinya. Meski gak begitu jago.


Bahkan di sekolah biasanya juga diberikan pelajaran muatan lokal untuk membuat kerajinan tanah liat tersebut. 

Keseruan peserta nyambel lele

Festival Sambal 1000 Cobek diawali dengan senam bersama dan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan jumlah peserta 26 RT. Setiap RT diwakili oleh 10 orang baik wanita maupun pria. Setiap peserta tak hanya datang untuk lomba membuat sambal dan menghiasnya. Namun, mereka juga diwajibkan untuk melakukan yel-yel sekreatif mungkin sebelum lomba dimulai.


Hal ini tentu membuat semua bersemangat. Banyak warga yang sudah menyiapkan jauh-jauh hari dengan latihan setiap harinya. Tidak sampai di situ, mereka juga diwajibkan mengenakan kostum ala Kemerdekaan. 

pemenang juara 1 lomba nyambel lele

Dengan dihadiri oleh Wakil Bupati Jombang, Sumrambah beserta sang istri Wiwin Sumrambah, acara dibuka dengan mulai meracik sambal di atas satu cobek jumbo dan 9 cobek sedang. Nantinya yang ada di cobek jumbo akan dinilai oleh juri.


Para peserta mulai menyiapkan sambel lele dengan berbagai bahan tambahan seperti timun, wortel, kangkung, terong, tahu, tempe, hingga nasi yang dibentuk bervariasi.


Di sini kreativitas peserta benar-benar diuji. Mereka harus bisa menghias sesuai dengan tema kemerdekaan. Hadiah sebesar Rp750 ribu untuk Juara 1 diterima RT 04 RW 03 dengan menyajikan nasi tumpeng mini merah putih dengan sambal lele, tahu dan tempe bacem. Disusul Juara 2 dengan hadiah Rp500 ribu diperoleh RRT 01 RW 04, terakhir juara 3 Rp250 ribu didapatkan RT 04 RW 03. 


Tentu saja bukan nominal yang menjadi masalah, tapi kebahagiaan itu datang dari kebersamaan setahun sekali yang jarang didapat di hari biasa. Terlepas dari hal itu, para warga Desa Kademangan terus melestarikan kerajinan cobek sampai sekarang. Alih-alih mencari pencaharian lain, mereka lebih suka meneruskan peninggalan nenek moyang. 


Nah, itulah keseruanku menjadi tim hore saat Festival Sambal 1000 Cobek. Meski tak ikut terjun langsung seperti ibu-ibu yang ‘nyambel’ tapi ikut mendukung juga merasa bahagia. Selanjutnya nanti akan ada karnaval di tanggal 27 Agustus 2023 sebagai acara lanjutan dalam HUT RI 2023. Jika aku senggang, bakal aku tulis di sini. Stay tune ya!

Kamis, 15 November 2018

Pengalaman Ikut Beauty Class Wardah Surabaya


Beauty Class Wardah

Holla, beauties! Cantik itu bisa didefinisikan dengan banyak asumsi yang berbeda-beda. Tentu temen-temen juga punya pandangan soal kecantikan. Bisa jadi pendapat kita tidak sama, tapi yang paling penting sama-sama belajar. Seperti yang temen-temen tahu, aku suka banget sama makeup terutama makeup dekoratif seperti eyeshadow, eyeliner, dan seperangkatnya.

Kamis, 06 September 2018

Begini Keseruan Acara ASUS Hadirkan 2 Smartphone Gaib



Pricebook dengan menggandeng ASUS Indonesia menggelar acara di Yello Hotel Jemursari, Surabaya. Acara dengan julukan khas Arek Suroboyo ini sukses dilakukan dari jam 16.00 hingga 18.00 WIB. Tidak hanya itu, ASUS kembali mengenalkan dua produk terbarunya yang digadang sebagai Smartphone Gaib yaitu ASUS ZenFone Live L1 dan ASUS ZenFone Max Pro M1.

Rabu, 08 Agustus 2018

Begini Akibatnya Kalau Terlalu Cinta K-Pop


Korean pop atau yang biasa disingkat K-Pop sudah menjamur dan masuk ke Indonesia. Genre musik ini sudah digemari remaja hingga dewasa. Alunan melodinya yang enak saat masuk telinga membuat fans genre musik ini semakin bertambah. Tak heran juga jika kini banyak remaja yang belajar dance cover K-Pop. Bahkan sudah banyak muncul komunitas-komunitas pencinta K-pop di Indonesia.

Senin, 19 Maret 2018

Galeri Indosat Ooredoo Surabaya Tampilkan Konsep Baru


Indosat Ooredo terus meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan membuka Galeri baru di Jalan Kayoon 72 Surabaya (16/03/18). Dengan peresmian galeri baru ini diharapkan masyarakat mendapatkan layanan telekomunikasi mulai dari promo spesial untuk pembelian smartphone terbaru hingga aksesorisnya.

"Kami merangkul Erajaya ini karena penjualan gadget-nya luar biasa, produknya handal dan memiliki garansi, juga Xiaomi yang semakin populer," kata Soejanto, di sela peresmian New Look Gerai Indosat Ooredoo Kayoon Surabaya, beberapa waktu lalu.

Konsep Baru

Dalam Galeri Indosat terbaru ini juga terdapat Mi Zone pertama di Surabaya, pelanggan pun bisa bebas memilih dan membeli berbagai smartphone Xiaomi yang diinginkan. Selain itu, pelanggan juga bisa mendapatkan gratis aksesoris Xiaomi, mulai dari Ear Headphone, Power Bank, hingga Sling Bag dengan berlangganan paket bundling Indosat Ooredo.


"Kami ingin menjadikan Gerai Indosat Ooredoo Kayoon Surabaya sebagai tempat yang nyaman bagi pelanggan yang ingin membeli smartphone impian serta aksesoris terbaru dari berbagai merek dengan diskon besar-besaran hingga gratis," jelas Soejanto Prasetya, Head of Region East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo.

Menurut Soejanto, sejak diterapkan konsep baru yang mengubah dari pelanggan prepaid (prabayar) ke pelanggan postpaid, pertumbuhan pelanggan Indosat bertambah rata-rata 5 persen hingga 10 persen dari bulan ke bulan. "Peralihan ke postpaid inilah yang juga ditawarkan di gerai kami," ujarnya.

Indosat Ooredoo Gagas Gerakan #BijakBersosmed dan IWIC Ke-11

Peresmian Galeri Kayoon

Acara diawali dengan arak-arakan perkusi dan tari sambutan. Dalam acara ini juga hadir dari pihak Era Jaya sebagai pihak kerjasama. Selanjutnya sambutan dari Pak Prasetya, dan Bu Radia yang membahas keinginan Indosat untuk memanjakan customer dengan benefit di era digital.


Di Surabaya ada 5 gerai, dan sebentar lagi akan dibuka satu gerai di WTC. Jumlah seluruh gerai hingga sekarang sudah mencapai 147 gerai dan akan bertambah seiring perkembangan waktu.

Mbak MC yang memandu acara Launching Galeri Indosat Ooredoo

Tak lupa acara pemotongan pita yang menandakan dibukanya galeri baru dilakukan. Para netizen dan bogger turut serta dalam acara ini. Terakhir sebagai tercapainya harapan, diadakan doa bersama sebelum pemotongan tumpeng yang kemudian diserahkan pada kepala toko.

pemotongan pita

Tentang Ooredoo

Ooredoo adalah sebuah perusahaan komunikasi internasional yang beroperasi di Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Tenggara. Melayani konsumen dan bisnis di 10 negara. Ooredoo juga memberikan pengalaman data terdepan melalui berbagai konten dan layanan yang canggih, jaringan seluler dan data fixed sentris.

Twitter: @Ooredoo


Jumat, 17 November 2017

Viva Cosmetics Blogger Gathering And Factory Visit [Event Report]



Kalau ditanya pernah masuk pabrik? Jawabanku iya, pernah. Dulu sewaktu masih kecil sering diajak Bbiku buat ambil gaji di pabrik sumpit yang tak jauh dari rumah. Awal masuk sebuah gedung besar yang super menyeramkan bagiku. Kenapa? Sebab banyak sekali suara mesin-mesin yang mirip monster di film-film kartun. Mesin-mesin itu juga bisa menyulap produk-produk yang siap untuk dikemas. Setelah keluar dari mesin produknya jadi rapi dengan packaging yang aduhai.

Selasa, 07 November 2017

Mengenal Indonesia melalui 4 Pilar MPR

foto by KangErik


Apakah kamu mengaku generasi muda? Eitss, jangan dijawab dulu. Sebaiknya kamu baca dulu tulisan ini agar bisa menjawab pertanyaan yang sepele tapi sebenarnya sangat kompleks ini.

Tentulah saya mengaku pemuda, dan tak akan sia-siakan kesempatan dengan menulis yang tidak bermanfaat bagi pembaca saya.

Zaman now, banyak kasus yang bertentangan dengan nilai kebangsaan. Beberapa kasus itu timbul karena pesan broadcast yang dibagikan sembarangan di grup-grup media sosial yang isinya belum tentu benar adanya. Nilai-nilai kita seperti menghormati keberagaman, tolong-menolong, dan gotong-royong mulai tergerus. Era digital memunculkan banyaknya informasi yang masuk tanpa ada saringan. Lantas, apa yang harus kita lakukan?

foto bersama Bapak Maruf Cahyono


"Sebagai generasi yang hidup di zaman ini, yang harus kita lakukan adalah menyerap konowlegde sebanyak-banyaknya sebagai perisai dari informasi-informasi yang beredar sangat pesat di media online," ujar Pak Maruf Cahyono, Sekjen MPR RI

Dampaknya bukan hanya untuk pribadi, melainkan juga negara. Tak heran, jika kita tahu dari para tokoh, Indonesia saat ini sedang diserang dengan beragam hal yang dapat merusak kualitas pemuda, seperti pornografi, narkoba, game, dan semacamnya.



Karena hal itulah membuat MPR khawatir dan menggandeng netizen Surabaya untuk menggemakan kembali nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia melalui Sosialisasi 4 Pilar MPR.

MPR dalam kesempatan tersebut juga menekankan tentang pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa ini. Sejak dulu, pemuda selalu berada di garis terdepan. Mulai dari Kebangkitan Nasional pada tahun 1908, Sumpah Pemuda pada tahun 1928, Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945, bahkan ketika Reformasi bergulir pada tahun 1998, semua melibatkan peran pemuda!



Oleh karena itu para pemuda yang hadir dalam acara “Ngobrol Bareng MPR” saat itu juga diajak untuk turut membangun kesadaran masyarakat akan penerapan nilai-nilai Pancasila, membangun kesadaran akan konstitusi dasar UUD 1945, bangga dan bersatu dalam keberagaman yang merupakan pengejawantahan Bhinneka Tunggal Ika, demi makin jayanya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 Bahkan kita bisa mengambil makna dari perkataan Presiden Ir. Soekarno,
 “Beri aku 1.000 orang tua niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” akan terjadi.

Dalam acara #NgobrolBarengMPR kemarin saya seolah tertampar dan langsung merenungkan kembali bahwa kita harus bangga menjadi bagian dari Indonesia yang memiliki keanegaragaman budaya, berasal dari macam-macam suku bangsa, dan masih sangat banyak kekayaan luhur yang kita punya.

4 Pilar MPR yang dimaksud adalah PBNU (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945)

 Pancasila

Kita semua harus sadar negara kita ini negara besar, terdiri dari berbagai macam suku, agama dan adat istiadat. Pulau-pulau yang membentang dari barat ke timur meliputi ribuan kilometer. Untuk itu dibutuhkan pilar/tiang yang kuat sebagai penyangga bangsa ini yang memang disesuaikan dengan kondisi bangsa kita yang beragam.



Pancasila merupakan karunia terindah dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai alat pemersatu serta sebagai pendangan hidup untuk kehidupan sehari-hari. Menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku di masyarakat akan menciptakan kerukunan.



UUD 1945

Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara Indonesia yang ditetapkan oleh para pendiri negara pada tanggal 18 Agustus 1945. UUD1945 merupakan pandangan hidup, cita-cita dan falsafah yang merupakan nilai-nilai luhur bangsa dan menjadi landasan dalam penyelenggaraan negara. Dengan berpedoman pada hal tersebut, anak muda tidak akan bersikap ‘sak karepe dewe…’ karena mereka telah memahami arti dari isi UUD 1945.



NKRI

Sudah sering kita dengar “NKRI HARGA MATI….!!!!” Begitulah teriakan-teriakan yang sering kita dengarkan saat para pejuang kesatuan Republik Indonesia terusik hatinya ketika ada yang mengganggu dan mengancam kesatuan Republik Indonesia.

Darah anak bangsa tumpah… tangis ibu tak terbendung ketika menunggu anak mereka tak pulang karena ikut berjuang untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan mengetahui makna NKRI sebagai bentuk negara, masyarakat khususnya anak muda akan semakin kuat jiwa nasionalisme mereka.



Bhineka Tunggal Ika

‘BERBEDA-BEDA TAPI TETAP SATU JUA’ begitulah makna dari Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Masyarakat akan lebih bangga dengan bangsanya yang beragam ini. Keberagaman ini adalah anugerah…keberagaman ini adalah aset tak ternilai. Jika kita bisa menerima keberagaman ini bangsa kita akan semakin maju karena kita semua bersatu.

foto by KangErik

 Nah, sekarang kamu pasti sudah bisa menjawab pertanyaan di awal tadi. Dan masihkah Indonesia kita? Kembali renungkan, kembali kenali Indonesia dengan 4 Pilar MPR. Tentu saja penegakan keempat pilar tersebut bukan hanya tanggung jawab MPR RI saja, tapi tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia. Kalau bukan kita, lalu siapa lagi?





Kamis, 19 Oktober 2017

Indosat Ooredoo Gagas Gerakan #BijakBersosmed dan IWIC Ke-11



Bertempat di resto Bebek Tepi Sawah jalan Darmokali Surabaya, sejumlah awak media dan blogger berkesempatan untuk bertemu sekaligus mendengarkan langsung paparan ibu Deva Rachman selaku Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo tentang sosialisasi dari program-program perusahaan. Didampingi Bapak Soejanto Prasetya, Head of Region East Java Bali Nusra bersama team Indosat Ooredoo wilayah Surabaya.

Penjelasan Deva bahwa API yang disedikan Indosat Ooredoo akan memberikan akses lebih cepat terhadap sebuah aplikasi untuk dapat berinteraksi dengan pelanggan. Diharapkan nanti akan semakin banyak aplikasi yang bisa dinikmati masyarakat dengan cepat. 
IWIC Ke-11

Setelah peluncuran pada akhir September lalu, Indosat Ooredoo hari ini melakukan sosialisasi program kompetisi  Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) ke-11 yang mengajak komunitas pengembang aplikasi (developer) di Surabaya untuk ikut serta menciptakan inovasi digital pada ajang IWIC ke-11. Sosialiasi di Surabaya ini bertujuan untuk mengajak para developer, generasi muda dan masyarakat pada umumnya untuk turut berpartisipasi pada ajang IWIC 2017 yang mengambil tema ”Digital Nation”.

IWIC bertujuan untuk menumbuhkan dan menemukan minat-minat baru generasi muda di dunia digital, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan talenta digital Indonesia seiring dengan tingginya tren penggunaan aplikasi mobile. IWIC juga membuka peserta dari berbagai negara sejak tahun lalu, bertujuan untuk membuat para talenta muda Indonesia mampu hadir dan bersaing dengan pemain global. Peserta IWIC tidak hanya berkompetisi untuk mendapatkan hadiah, namun juga berkesempatan membangun jejaring kerja untuk mengembangkan karya mereka.

Pada program IWIC ke 11 ini, kategori kompetisi yang dapat diikuti yaitu antara lain : 
- Kids & Teens 
- Beginner 
- Professional 
- Women & Girls 

Kategori-kategori ini akan berkompetisi untuk ide dan aplikasi di bidang Entertainment, Utility, Media (Social media, chatting, ebook) dan juga Special Needs. Para peserta dapat membuat ide dan aplikasi untuk system operasi Android, iOS, Windows Mobile. 

IWIC ke-11 juga dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan roadshow dan gathering komunitas, hackathon dan bootcamp menjelang grand final IWIC. Para pemenang IWIC akan mendapatkan berbagai hadiah menarik diantaranya uang tunai senilai total ratusan juta rupiah serta kesempatan untuk mengunjungi berbagai perusahaan global.

Para peserta dapat mengirimkan proposal ide dan aplikasi ke email iwic@indosatooredoo.com dan website www.indosatooredoo.com/iwic sampai dengan tanggal 20 November 2017 mendatang.

GERAKAN #BIJAKBERSOSMED
Gerakan #BIJAKBERSOSMED adalah gerakan kesadaran publik untuk menggunakan sosial media yang cerdas, sehat, aman dan bijak, sebagai respon pada maraknya praktek penyebaran hoax, saling serang, dan penyebaran kebencian yang terstruktur dan sistematis.

“Sebagai inisiator dari gerakan Gerakan #BIJAKBERSOSMED, Indosat Ooredoo senang bisa mendukung sekaligus menjadi bagian  dari gerakan publik ini sebagai upaya bersama untuk memperbaiki dan menjaga jagad media sosial Indonesia. Gerakan #BijakBersosmed ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 50 Tahun HUT  Indosat Ooredoo,” demikian disampaikan Deva Rachman, Group Head Corporate Communications.


Deva juga mengungkapkan bahwa kondisi media sosial sekarang sudah semakin mengkhawatirkan karena banyak pihak berusaha membajak dan merusak media sosial dengan menyebarkan kebencian dan hoax untuk kepentingan tertentu. Indosat Ooredoo mendukung penuh gerakan #BIJAKBERSOSMED sebagai gerakan yang berinisiatif untuk mengajak masyarakat luas agar saling mengingatkan dan menggunakan media sosial secara lebih bijak dan memanfaatkan secara positif. 

Menjawab Kebutuhan Generasi Millennial, Hadir Inovasi Produk Terbaru HP


Bentuk utama dari Gerakan #BijakBersosmed selain penyebaran informasi penggunaan media sosial yang bijak, yang akan didukung oleh video-video informatif dan ebook. Juga akan berupa penyediaan ikrar #bijakbersosmed online yang dapat dilakukan dengan mengunjungi websitewww.bijakbersosmed.id. 

Informasi lengkap dari kegiatan #BIJAKBERSOSMED dapat dilihat di website: www.bijakbersosmed.id dan juga didukung oleh akun-akun sosial media yaitu:
·         Facebook: bijakbersosmed.id
·         Twitter: @bijakbersosmed_
·         Instagram: @bijakbersosmed_


Rabu, 30 Agustus 2017

Menjawab Kebutuhan Generasi Millennial, Hadir Inovasi Produk Terbaru HP

produk terbaru HP 2017

Holla, Generasi Milennial! Sadar nggak kalau semakin tahun kebutuhan digital kita makin banyak? Saya sih merasakannya sekali, sebagai blogger memang harus multitasking nggak hanya nulis tapi juga editing gambar maupun video serta online sepanjang hari. Andai laptop yang sudah menemani langkah saya ini bisa mengaduh, pasti dia akan menjerit ingin istirahat. Kenapa? Yak karena saya sudah memakainya selama bertahun-tahun. Kadang juga sering loading lama, sudah lelah kali ya...

Rabu, 09 Agustus 2017

#DatangLihatRasakan Pre Launching Vidi Vini Vici


Usaha kuliner dalam bentuk kue rupanya sedang trend di kalangan para artis. Setelah pernah diundang saat Pre Launching Surabaya Snowcake, kemarin saya kembali mendapat undangan. Namun kali ini dari artis ganteng dengan suara khas yakni Vidi Aldiano. Oleh-oleh Surabaya Kekinian berikutnya yang bisa menjadi pilihan yaitu bolu Vidi Vini Vici. Yap, benar sekali bolu yang satu ini merupakan bisnis yang dikembangan oleh Vidi Aldiano dan sang Mama, Besbarini serta Vadi, adiknya. Tak heran kalau susunan katanya terdapat nama ‘Vidi’ sebagai kata yang ditonjolkan karena itu adalah nama owner dari bisnis oleh-oleh Surabaya Kekinian ini.

Senin, 29 Mei 2017

Azalea Hijab Dating Surabaya: The Real Hijab Haircare

keseruan Azalea Hijab Dating Surabaya


Holla, setelah melaksanakan Azalea Hijab Dating di beberapa kota besar di Indonesia, akhirnya sampai juga di kota Pahlawan pada 21 Mei 2017. Azalea Inspired by Natur ini pada tanggal 28 Januari mengadakan Azalea Hijab Dating pertama yang dilaksanakan di Harlow Bessarie Kuningan.

Jumat, 26 Mei 2017

NGOBROL DAN NGOPI BARENG DI KOPDAR CIPOERS



yang bawa kamera Pak Imam Nugroho, fotografer kece


Holla, kalian pasti sudah tahu beberapa waktu yang lalu saya banyak upload foto-foto saat Kopdar Cipoers bareng Gus Ipul. Banyak juga yang tanya, Kak itu acara apa sih? Kak Cipoers itu apa? Kok bisa gabung ke kopdar itu, gimana sih caranya? Dan blablabla. Baiklah kali ini akan saya beri tahu mengenai acara kemarin ya.

Apa sih Cipoers?


Cipoers adalah sebutan penulis di rubric Citizen Reporter Harian SURYA. Jadi, di Harian SURYA itu ada rubik di halaman 13 bernama Citizen Reporter. Rubrik ini setiap hari tayang, kecuali hari Minggu (seingatku). Untuk gabung bagaimana? Gampang saja, kalian hanya perlu beli Koran Harian SURYA kemudian bukalah halaman 13 Citizen Reporter. Di bagian bawah biasanya terdapat syarat dan alamat e-mail pengiriman. Lho, kak kok nggak dikasih tahu langsung sih alamat surelnya? Iya, ini agar kalian usaha, hihi sekalian agar kenal dengan korannya. Katanya, mau ikut menulis di sana setidaknya bisa berkenalan dulu.

Baca juga

KELAS LITERASI REMAJA - HARIAN SURYA 11 MARET 2017


Perjuangan ke Kopdar Cipoers

Ada banyak kisah mengesankan saat awal berangkat Kopdar hingga kepulangn. Hari itu saya ada event lain di pagi harinya hingga pukul 13:30 WIB sedangkan acara Cipoers pukul 14:00 WIB. Saya tidak sempat ganti kostum dan langsung menuju Empire Palace di Blauran. Sampai di sana saya seperti biasa kesana kemari sendirian hingga akhirnya di lantai dasar ketemu Pak Agus, Mbak Nisa, dan Mbak Eni Rahayu. Seperti biasa saya sok kenal kemudian saling berkenalan satu sama lain.

akhirnya ketemu mas Sandi Iswahyudi, yang nunjukin jempolnya tuh


Di lift bertemu dengan Hasyim. Hal yang sama saya lakukan karena dia tidak ada inisiatif berkenalan, hehe. Sampai di lantai UG saya sangat takjub dengan dekor ruangannya. Pasti para jomblo akan baper, karena penataan ruang penuh bunga sakura, burung-burung dan khas pernikahan. Kami para Cipoers diberikan goodie bag plus kaos yang harus dipakai pada saat itu juga. Saya yang awalnya memakai baju event kemudian diminta langsung merangkap dengan kaos tersebut. Sangat gerah sebenarnya apalagi setelah lari-lari kesana kemari.

Baca juga

Kopdar Dadakan Ala Harian Surya


Saat di kamar mandi bertema kawan lama, Mbak Rizka Amalia yang kemudian mengenalkan saya kepada Mas Rudi dan Hasyim yang sudah saya kenal di lift. Ratusan Cipoers dari berbagai daerah bertemu dalam acara ini. Hingga saya sudah tidak mood bincang-bincang dengan orang satu per satu dikarenakan pusing melihat lautan manusia.

Ngopi Bareng Gus Ipul


Dalam acara ini juga ditemani Gus Ipul lho. Beliau memberikan sambutan, bincang bersama, kemudian menyerahkan beasiswa kepada Mas Dendy, seorang CIPOERS penyandang tunanetra. Dalam kopdar ini seakan dibukakan mata bahwa dalam kekurangan manusia masih banyak kelebihan yang Tuhan berikan. Gus Ipul kemudian mengikuti proses pembuatan kopi bersama komunitas kopi Bondowoso mulai dari penggilingan hingga menyeruput kopi bersama-sama. Beliau juga yang memberikan hadiah kepada pemenang lomba like foto terbanyak yang diadakan pada acara tersebut. Satu diantara pemenangnya yaitu saya.
pemenang like terbaanyak


Secuil Kisah

Saat acara usai, saya mau pulang namun Mas Dendy mengajak ngobrol sebentar kemudian minta tolong agar dipesankan Ub*r untuk menuju Terminal Bungurasih. Saya pun dengan senang hati memesankan dan mengantar hingga ke lobby untuk menuju mobilnya datang. Setelah ia berpamitan pulang, baterai saya lowbat kemudian sinyal internet menghilang. Alhasil saya sendiri tak bisa memesan ojek untuk pulang. Akhirnya Mbak Rizka dengan nekatnya mengantar saya pulang, meski saya tak pakai helm. Untunglah terdapat pertolongan sehingga bisa pulang dengan selamat.


Baca juga

Berbagi Secuil Surabaya, Harian Surya Edisi 27 Mei 2016


Rubrik Bahagia, Bagaimana kirimnya

Rubrik lainnya yaitu disebut oleh Bu Endah Himawati sebagai Rubrik Bahagia, karena tidak boleh berbahaya bagi penulis, tidak berbahaya bagi pembaca dan tidak berbahaya bagi SURYA. Jadi, ini adalah rubrik yang isinya senang-senang. Rubrik ini berupa kuliner, traveling, komunitas, hobi, misalnya ibu rumah tangga yang bisa memasak bisa menulis dan mengirimkan ke rubrik ini. Apa saja syarat untuk kirim ke rubrik ini?



Kesan yang Tak Terganti

di belakang orang-orang berebut Gus Ipul kita santai foto bareng di sini


Kopdar Cipoers ini merupakan kopdar kedua setelah Kopdar langsung di kantor harian SURYA beberapa waktu lalu. Bedanya, kopdar ini lebih besar dan sangat meriah. Saya melihatnya tata acara sudah tersusun rapi mulai dari tempat, banner yang kece, kesiapan hadiah-hadiah, goodie bag, dinner, hingga pemberian sertifikatt kepada setiap Cipoers. Saya sangat salut kepada seluruh panitia, khususnya kepada Bu Tri Hatma Ningsih sebagai ketua pelaksana sekaligus editor rubrik kita, Citizen Reporter. Atas dedikasinyalah acara ini bisa terselenggara dengan begitu hebat dan istimewa.


Cipo sebenarnya sudah berganti nama beberapa kali. Redaktur pertama yang menghandle adalah Mbak Endah Himawati. Selama 11 tahun dari 2006-2011 namanya berganti dari Citizen Journalism menjadi Warteg atau Wartawan Warga Negara. Baru mulai tahun 2011 namanya menjadi Citizen Reporter (CIPO), jelas editor CIPO.       

Demikian yang bisa saya tulis pada kesempatan ini semoga bisa bermanfaat untuk pembaca. Komen juga boleh kalau mau tanya-tanya, akan saya jawab sebisa saya. Terima kasih.