![]() |
| bahan skincare usia 30 tahun |
Moin! Cewek-cewek kelahiran tahun 90-an, mana suaranya? Seiring bertambahnya usia, kebutuhan kulit pun mengalami perubahan. Kebutuhan skincare pun harus disesuaikan bahan di dalamnya.
Pada usia 30+ tahun, produksi kolagen mulai menurun, kulit jadi terasa lebih kering, dan bekas jerawat memerlukan waktu lebih lama untuk menghilang. Oleh karena itu, di tahap ini kamu memerlukan skincare yang dapat berfungsi lebih efektif.
Bahan Skincare untuk Usia 30 Tahun ke Atas
Ini bukan hanya tentang seberapa banyak produk yang digunakan, melainkan pada bahan apa yang paling dibutuhkan oleh kulit agar tetap sehat dan terawat. Coba deh fokuskan skincare dengan 3 bahan ini.
1. Retinol, mencegah penuaan lebih awal
Pasti kamu sudah familiar dengan bahan yang satu ini. Retinol adalah bentuk turunan dari vitamin A yang terkenal ampuh dalam memperlambat tanda-tanda penuaan yang muncul lebih cepat.
Bahan aktif ini bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi sel kulit, meningkatkan produksi kolagen, serta membantu menyamarkan garis halus, kerutan, dan noda hitam.
Pemakaian retinol secara teratur juga dapat meningkatkan kualitas tekstur kulit sehingga tampak lebih halus dan bercahaya.
Namun, penting untuk dicatat, karena sifatnya yang cukup kuat, retinol sebaiknya diaplikasikan di malam hari dan dipadukan dengan pelembap serta tabir surya di pagi hari untuk mengurangi risiko iritasi. Dan ingat, jangan gunakan setiap hari.
2. Ceramide, pelindung penghalang kulit
Apakah kamu sudah mendengar tentang kandungan ceramide? Ceramide adalah lipid alami yang membentuk sekitar 50% dari lapisan paling luar kulit (penghalang kulit). Peranan ini sangat vital untuk mempertahankan kelembaban, mencegah kehilangan air berlebih (transepidermal water loss), serta melindungi kulit dari iritasi dan dampak polusi.
Dengan bertambahnya usia atau karena penggunaan produk perawatan kulit yang terlalu agresif, kadar ceramide pada kulit dapat berkurang.
Oleh karena itu, produk perawatan kulit yang mengandung ceramide sangat dianjurkan untuk kulit yang kering, sensitif, atau mengalami kerusakan pada penghalang kulit.
3. DNA Salmon, bahan berkualitas untuk peremajaan kulit
Untuk informasi, bagi kamu yang belum mengetahuinya, DNA salmon dikenal sebagai salah satu bahan aktif utama untuk penyembuhan kulit dan peremajaan kulit.
Kandungan ini berfungsi untuk menangani berbagai masalah kulit, mulai dari kerusakan penghalang kulit, kulit yang menipis, hingga tanda-tanda penuaan seperti kulit yang mengendur dan ketidakmerataan warna kulit.
DNA salmon juga mendukung proses peremajaan sel-sel kulit, sehingga kulit terlihat lebih sehat dari waktu ke waktu. Jika digunakan secara teratur, kulit akan tampak lebih cerah, terhidrasi, dan bercahaya, serta memiliki lapisan perlindungan yang lebih kuat.
Menariknya, bahan ini cukup aman dan sesuai untuk semua jenis kulit, termasuk yang sensitif dan memerlukan perawatan lebih.
Nah, itulah 3 bahan skincare yang wajib kamu perhatikan agar awet muda di usia 30 tahun plus. Bagaimana, sudah siap jadi kembali muda?


