![]() |
| ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) |
Siapa nih yang sehari-hari bekerja menggunakan laptop, pasti ada satu hal yang semakin terasa penting: perangkat kerja bukan cuma harus cepat, tapi juga nyaman digunakan untuk berbagai kebutuhan. Kebetulan banget saya mendapatkan kesempatan untuk hands-on laptop ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) dalam sebuah event ASUS Surabaya Media Gathering yang bertempat di Hotel MORAZEN Surabaya.
Kesempatan ini cukup menarik karena saya bisa melihat sekaligus merasakan langsung bagaimana laptop yang memang ditujukan untuk kebutuhan profesional ini digunakan.
Dari pengalaman hands-on tersebut, ada beberapa hal yang menurut saya menarik untuk dibahas. Bukan sekadar soal spesifikasi, tetapi bagaimana fitur-fitur yang ditawarkan ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) bisa relevan dengan aktivitas kerja sehari-hari.
Laptop Kerja yang Mengandalkan Performa AI
Hal pertama yang cukup menarik dari ASUS ExpertBook P5 G2 adalah penggunaan prosesor AMD Ryzen™ AI. Laptop ini tersedia dengan prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 yang memiliki 12 core, 24 thread, kecepatan hingga 5,2 GHz, dan kemampuan hingga 55 NPU TOPS.
Sementara itu, untuk unit ritel di Indonesia, laptop ini dibekali AMD Ryzen™ AI 7 445 dengan akselerasi neural hingga 50 NPU TOPS.
Kalau kamu tidak terlalu familiar dengan istilah NPU TOPS, sederhananya teknologi ini berkaitan dengan kemampuan pemrosesan AI pada perangkat. Jadi, penggunaan AI tidak hanya mengandalkan CPU, tetapi juga memanfaatkan komponen khusus untuk pekerjaan yang berhubungan dengan kecerdasan buatan.
Buat kita yang sehari-hari bekerja dengan banyak aplikasi sekaligus, kemampuan tersebut tentu menarik. Apalagi laptop ini bisa dikonfigurasi dengan RAM hingga 96GB DDR5 dan penyimpanan dual-SSD hingga 3TB.
Hal yang saya suka dari konsep ini adalah adanya ruang untuk upgrade. Jadi, ketika kebutuhan pekerjaan semakin besar, kamu tidak selalu harus buru-buru mengganti laptop baru.
AI yang Dibuat untuk Membantu Pekerjaan
Berbicara tentang laptop berbasis AI tentu kurang lengkap kalau hanya membahas prosesornya.
ASUS ExpertBook P5 G2 juga membawa sejumlah fitur AI yang memang ditujukan untuk aktivitas kerja. Platform AI yang dapat membantu pekerjaan administratif seperti penulisan dan email serta merangkum hasil rapat secara otomatis.
Bayangkan kamu baru selesai mengikuti meeting yang cukup panjang. Daripada harus kembali membaca seluruh catatan dan merangkumnya secara manual, fitur AI dapat membantu membuat ringkasan.
Ada pula AI Noise-Cancelling yang membantu menyaring suara bising ketika melakukan meeting online. Fitur seperti ini terasa cukup relevan untuk kamu yang tidak selalu bekerja dari ruangan yang benar-benar tenang.
Kamera webnya juga tersedia hingga resolusi 5MP dengan sensor infrared. ASUS melengkapinya dengan AI Camera yang dapat membantu menyesuaikan pencahayaan dan pembingkaian ketika melakukan video conference. Menariknya juga dibekali fitur pengaturan pencahayaan ketika ruanganku cukup gelap.
Laptop ini juga mendukung Windows Copilot+ PC, sehingga pengguna dapat memanfaatkan sejumlah kemampuan AI seperti pencarian dokumen dan terjemahan bahasa secara real-time.
Layar 14 Inci yang Nyaman untuk Bekerja
Selain performa, layar tentu menjadi bagian penting karena hampir sepanjang hari mata kita akan berhadapan dengan layar laptop.
ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) menggunakan layar berukuran 14 inci dengan rasio 16:10. Layarnya sudah OLED dan memiliki resolusi WUXGA 1920 × 1200 dengan cakupan warna DCI-P3 100%.
Menurut saya, pilihan ini membuat pengguna bisa menyesuaikan laptop dengan kebutuhan. Kalau kamu banyak berkutat dengan pekerjaan yang membutuhkan akurasi warna, panel OLED tentu menjadi pilihan menarik.
Ringan untuk Kamu yang Sering WFA (Work From Anywhere)
Salah satu hal yang cukup menarik perhatian ketika melihat ASUS ExpertBook P5 G2 adalah bobotnya. Laptop ini memiliki bobot mulai dari 1,27 kg.
Buat kamu yang punya aktivitas mobile dan harus membawa laptop dari rumah ke kantor, bertemu klien, atau bekerja dari berbagai tempat, laptop seringan ini tentu menjadi nilai tambah.
Konektivitasnya juga cukup lengkap. Ada USB4 Type-C, USB Type-C, USB Type-A, HDMI 2.1, hingga port RJ45 LAN.
Jadi, kalau kamu harus melakukan presentasi di tempat yang masih menggunakan koneksi LAN atau HDMI, kamu tidak selalu perlu repot membawa banyak dongle tambahan.
Keamanan Jadi Bagian Penting
.jpeg)
Uji kekuatan saat tak sengaja jatuh
Bekerja menggunakan laptop berarti ada banyak data yang tersimpan di dalamnya. Mulai dari dokumen pekerjaan, data klien, hingga berbagai file penting lainnya.
Karena itu, ASUS ExpertBook P5 G2 juga memperhatikan aspek keamanan. ASUS juga menyebut laptop ini telah memenuhi standar ketahanan militer MIL-STD-810H.
Untuk mendukung mobilitas, tersedia baterai hingga 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 22,5 jam untuk penggunaan aplikasi Office pada umumnya. Sedangkan untuk pengisian hanya butuh 49 menit.
Laptop ini membawa ASUS ExpertGuardian dengan dukungan Windows 11 Secured-core PC, BIOS yang sesuai standar NIST SP 800-155, TPM 2.0, sensor sidik jari, dan webcam privacy shield.
ASUS juga memberikan komitmen pembaruan firmware selama lima tahun. Bagi pengguna bisnis, aspek seperti ini tentunya cukup penting untuk menjaga perangkat tetap aman dalam penggunaan jangka panjang. Apalagi laptop ini easy service, pencopotan baterai, wifi dan komponen lainnya sangat mudah hanya butuh dilepas dengan tangan.
Tak sampai di situ, Said Dalida selaku ASUS Expert Technical PR juga mendemokan ketahan laptop ini. ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) mampu mengangkat beban hingga 8 kg dengan sangat mudah. Selain itu dicoba juga dengan diinjak dan alhasil laptop masih menyala normal.
ExpertCool Thermal memungkinkan laptop tidak cepat panas meski pemakaian lama.
.jpeg)
Said Dalida selaku ASUS Expert Technical PR
Uji ketahanan juga dilakukan dengan menyiram laptop dengan air. Jika laptop lain langsung akan rusak, tapi ASUS ExpertBook P5 G2 memiliki cara tersendiri. Kamu hanya perlu memiringkan laptop di atas meja, maka air akan turun dan keluar. Wah, menarik banget, bukan?
Setelah melihat berbagai fitur yang ditawarkan, menurut saya ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) memang lebih diarahkan untuk kamu yang membutuhkan laptop kerja dengan performa tinggi tetapi tetap mudah dibawa.
Laptop ini bisa menjadi pilihan menarik untuk profesional hybrid, pekerja yang sering melakukan meeting online, konsultan, pelaku UMKM, hingga pemimpin bisnis yang membutuhkan perangkat untuk multitasking.
Apalagi kemampuan upgrade RAM hingga 96GB dan dual-SSD hingga 3TB membuat laptop ini terasa lebih siap menghadapi kebutuhan pekerjaan yang berkembang.
Harga Laptop ASUS ExperBook P5 G2 (AMD)
Untuk harganya, dalam informasi yang saya terima dari ASUS, Harga terbaru di Indonesia laptop ASUS ExpertBook P5 G2 PM5406CGA dibanderol Rp21.599.000, sedangkan PM5406CKA Rp19.799.000.
Pengalaman Hands-On #ExpertBookSBY yang Menarik
Kesempatan hands-on ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) di event ASUS yang berlangsung di Hotel MORAZEN Surabaya membuat saya bisa melihat lebih dekat laptop yang selama ini mungkin hanya kita kenal dari lembar spesifikasi.
Dari sana, saya melihat bahwa laptop kerja sekarang memang mulai bergerak ke arah yang berbeda. Bukan hanya mengejar prosesor cepat atau desain tipis, tetapi juga bagaimana AI, keamanan, mobilitas, dan kenyamanan bisa digabungkan dalam satu perangkat.

Vanya Rachmanita, Country Commercial Product Marketing
Tak heran, seperti yang disampaikan oleh Vanya Rachmanita, Country Commercial Product Marketing bahwa ASUS telah memenangkan lebih dari 50 awards dan laptop ASUS Business mulai menjadi trend di Indonesia hingga kini.
.jpeg)
keunggulan ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD)
Kalau kamu sedang mencari laptop untuk mendukung pekerjaan profesional dan membutuhkan perangkat yang bisa diajak bekerja dari berbagai tempat, ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) layak masuk dalam daftar untuk kamu pertimbangkan.
Bukan karena semua fiturnya harus kamu gunakan sekaligus, tetapi karena laptop ini menawarkan ruang yang cukup luas untuk mengikuti kebutuhan kerja kamu yang mungkin terus berkembang. #Worryfree
.jpeg)





.jpeg)


0 komentar :
Posting Komentar