Jumat, 28 Juli 2017

Berkebun Asyik di Petro Agrifood Expo 2017


Sebenarnya saya sangat menyukai tempat-tempat yang beraromakan alam dan dulunya memang suka dengan pelajaran Biologi *eh curcol* jadi pas denger mau diajak ke kebun mata langsung melek dan sangat exited pingin buru-buru berangkat. Sekitar H-6 saya mendapat undangan via email dari Emir Ramadhana Putra yang berisi ajakan untuk ke acara Petro Agrifood Expo 2017 dalam memperingati hari jadi Petrokimia yang ke-45. Tanpa baca dua kali, saya langsung mengetik bersedia hadir dalam acara itu.

Dengan konsep Food Journey acara ini diselenggarakan hari Sabtu, 22 Juli 2017. Lokasinya di Kebun Percobaan Kompartemen Riset PT Petrokimia Gresik Jalan Notoprayitno No. 19 Kabupaten Gresik.

saat mau petik sayur

Saya diajak ke Kebun Percobaan (Buncob) milik Petrokimia yang luasnya 5 hektar. Keberangkatan pukul 08.00 dari Surabaya menuju Gresik. Sampainya di sana saya sungguh takjub melihat yang hijau-hijau itu segerrr dan adem di mata deh. Saya penasaran kenapa banyak pengunjung selain rombongan kami yang juga mulai berjubel memenuhi Kebun tersebut.

"Mas banyak juga pengunjung umum, ya?" tanya saya penasaran.
"Iya, khusus dalam rangka hari jadi ke-45 ini tepat di acara PAE 2017 tempat ini dibuka untuk umum, jadi pengunjung boleh petik melon sendiri dan belanja di bazar kami," jawab Mas Emir dengan sumringah.

Selain ekspo, PAE 2017 21-23 Agustus 2017 ini juga dimeriahkan dengan bazar dengan 60 stan yang menampilkan keunikannya masing-masing, serta obyek wisata agro yang menampilkan buncop dengan segala sarana dan prasarananya. Kemudian ada pelatihan pertanian, serta komoditas ekspo dan bazaar.

“Sebanyak 60 stand dari berbagai instansi yang bergerak di bidang agrobisnis telah siap menyambut kedatangan pengunjung, dan masyarakat dapat berkunjung dan melihat pameran berbagai produk kami dan anak perusahaan,” jelas Pak Arif.


“Pameran ini juga menjadi ajang untuk menampilkan kerberhasilan petani binaan, media agrowisata, serta penjualan produk olahan hasil pertanian. Dan kami ingin memperlihatkan kepada publik aktivitas riset kami yang cukup lengkap,” lanjutnya.

Nah, saya pun merasa bangga karena diajak ke tempat ini karena hanya setahun sekali boleh dikunjungi bebas seperti saat ini. Untuk memudahkan berkeliling dibagi 8 spot/pos yang bisa saya kunjungi. Berikut keseruan di masing-masing spot yang sampai saat ini saya tak bisa Move On :D

     1.      Tempat Penggemukan Sapi


Loh, kok ada binatang juga di kebun percobaan? Iya, dalam risetnya Petrokimia juga ada tempat penggemukan sapi. Sapi-sapi di sini dari jenis sapi pedaging yang diambil dari sapi Peranakan yang memiliki berat 200 kilogram. Kemudian oleh Petrokimia dipelihara hingga berat 700 kilogram hingga 1 ton. Proses penggemukan sekitar 3 tahun dan siap untuk dikurbankan.

Di sini terdapat dua buah kandang, yang bagaian depan khusus sapi jantan dan kandang belakang khusus sapi betina. Kami di sini ditemani oleh Mbak Rina dari Riset Pupuk dan Hayati yang menjelaskan tentang komposisi pakan yang diberikan ke sapi. Saya juga baru tahu loh ternyata pakan sapi di sini terdiri dari molase, konsentrat dan dedak halus yang dicampur oleh biofit. Wihh, makanya sapi-sapinya cepat gemuk ya, makanannya tak hanya rumput saja.

Kami juga diperbolehkan melihat secara langsung proses pembuatan pakan dan bisa memberi makan berupa rumput pada sapi.

       2.    Sawah

Saat berada di sawah saya selalu ingat masa kecil, main laying-layang di sawah, memetic mentimun, dan main air dari sumber irigasi di sawah. Eitss, namun kali ini saya diberikan ilmu tentang padi di sini. Bahwa menanam padi itu harus lurus seperti barisan paskibra :D dan di sini ada yang jenis hibrida maupun inbrida. Di sini juga ada pengembangan sorgum dan padi jenis panjang-panjang seperti di Arab.

      3.      Penangkaran Rusa

pengunjung diperbolehkan memberi makan rusa

Nah, di sini juga ada penangkaran rusa loh. Ada dua jenis rusa yaitu rusa timor dan rusa bawean. Kata ahli risetnya, sebelumnya rusa di sini jauh lebih banyak namun banyak yang mati karena dimakan anjing-anjing liar. Oleh sebab itu sekarang pagarnya dibuat memutar dan diberi gembok. Kasihan kan ya kalau habis diserang seperti itu.

Tepat di depan penangkaran rusa terdapat pemijahan ikan gurame dan ikan koi. Jumlahnya tidak begitu banyak namun merekalah induk-induk yang dapat menghasilkan banyak anakan ikan.

       4.      Kebun Buah dan Sayur

Nah, serunya di sini juga ada sayur dan buah yang boleh kita petik sendiri. Di sini ada selada, bunga kol, bayam merah, terong, melon, cabai, dan sawi hijau. Kami bersama-sama diperbolehkan memetic buah melon. 


Ada ilmu menarik yang wajib diketahui saat memetik. Buah melon yang matang ada ciri-cirinya, yaitu net/jaring-jaringnya rapat dan banyak, ujung buah sudah wangi dan ukuran buah tidak terlalu kecil. Wah, sangat menarik.

       5.      Tanaman Hidroponik


Ada yang tahu nggak tanaman hidroponik itu apa? Yup, tanaman hidroponik yaitu menggunakan air sebagai media budidaya tanaman. Nah, tanaman yang diaplikasikan adalah selada. Ternyata tanaman yang ditanam dengan hidroponik lebih enak dan bersih tentunya dari yang ditanam di tanah. 

Cara tanamnya juga hanya butuh air yang mengalir. Air cukup diganti tiap 2 minggu sekali. Masa panen juga relative cepat antara 2-3 bulan. Jadi ingin membuatnya di rumah :)

       6.      Rumah Kaca

Di rumah kaca ini terdapat tanaman jagung dan padi yang ditanam di ember-ember berukuran sedang. 
padi siap panen di rumah kaca
Biasanya ini digunakan pada daerah yang punya lahan sempit tapi ingin menanam padi dan jagung. Sehingga taka da kata tapi agar bisa menanam, guys.

       7.      Tabulampot

Dari namanya saja unik dan nyentrik, kan? Ini adalah istilah untuk tanaman yang ditanam dalam pot. Wah, kok bisa? Bisa, dong hehe… jadi potnya juga bukan pot bunga ya guys, tapi pot yang ukurannya lumayan besar bisa juga menggunakan pot dari ban bekas. Tanaman yang bisa diaplikasikan dengan tabulampot bisa kedondong, jeruk nipis, jeruk purut, jeruk manis, asam jawa, delima, mangga, jeruk bali, dan masih banyak lagi. Kuncinya sebelum bibit akan dipindahkan ke pot akarnya harus dipotong 1/3 bagian ujungnya agar yang semula akar tunggang bisa berubah menjadi akar serabut dan tidak menembus pot.

       8.      Spot terakhir;
Di sini cara budidaya tanaman menggunakan plastik anti UV sinar matahari jadi tanaman diberikan kabut dan mist gitu agar bertahan hidup. Tanaman yang berada di tempat ini juga tergolong tanaman yang ukurannya kecil. Sebelah tempat ini ada tempat tanaman-tanaman hias, ada juga aklimatisasi pohon pisang jadi tanaman hias yang menyerupai pohon pisang.

Selesai juga akhirnya perjalanan seru kami dan keseruan belum usai. Kami makan bersama di bawah pohon labu loh dengan hidangan yang #HanyaAdadiGresik semua makanannya sehat karena fresh dari kebunnya. Kalau di tempat saya yang seperti ini namanya ala bancaan.

Terakhir kami belanja buah di bazar PAE 2017. Harga buah di sini murah dengan kualitas terbaik. Bahkan jeruk yang saya beli di sini tak ada satu pun yang masam rasanya, semua manis seperti saya :D




Semoga acara yang seperti ini terus ada tiap tahun.Banyak pelajaran yang bisa dipetik bahwa tanah kita bisa ditanami apapun asal kita tahu cara dan teknik budidayanya. Ketidakmampuan hadir saat kita tak mau berusaha mencari ilmunya. Acara yang digadang Petrokimia Gresik ini sangat membantu petani maupun masyarakat lebih paham soal tanam-menanam serta melestarikan dan bangga akan produk lokal.

16 komentar :

  1. Kemaren lihat postingan tmn2 di IG ttg acara ini ya ampuun asyiiik bgt!
    Kindly visit my blog bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak asyikkk banget rasanya malas pulang

      Hapus
  2. Sempat nanya gak ke pengurus kandang, katanya sih sapi kalo didengerin musik lebih sehat dan banyak menghasilkan susu hehe ntah bener apa nggak :D

    omnduut.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak Om ini sapi pedaging bukan sapi perah jadi nggak nanya soal itu

      Hapus
  3. Yaaah baru tau sekarang kalo pindah bibit tanaman ke pot harus dipotong dulu akarnya..
    pantesan kemarin tanaman buah kelengkeng saya dirumah akarnya pada ngerusak pot semua 😅😅 karena waktu mindah saya gak potong akarnya sama sekali..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak dipotong dulu biar jadi serabut

      Hapus
  4. Ya Allah... Itu melon dan sayurannya seger2 pisan.. Seru banget. Bisa sekalian belanja buah dengan kualitas bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba dan harga murah dengan kualitas baik

      Hapus
  5. Owalah iu yg di petrokimia kmrn.
    Akun tu kalau denger kata gresik imageku gersang dll, bagus juga ya ada kebun agrifood kyk gtu. Eh "agrifood" kan ya, bukan "agrofood"? :D
    TFS mbak :D

    BalasHapus
  6. Aku juga lagi suka2nya berkebun niih. Liat penjual taneman bawaannya pengen beli. Sebagian nanem sendiri dr biji.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah keren mbak rahmi, enak nanem sendiri mbak tinggal petik kalau butuh

      Hapus
  7. Hmm tempat dan suasananya begitu nyamaan adem bingits.Paling suka liat tambulapotnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak bawaannya nggak mau pulang ;d

      Hapus
  8. Komplit ya ada sawah, rumah kaca, ternak
    Sekali jalan dpt smua
    Asyik pastinya ya klo ajak anak keisni

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya anak-anak pasti seneng banget mbak bisa belajar berkebun juga.

      Hapus