Senin, 07 Juli 2014

Merawat Lebih Baik Dari Mengobati



4437660_20120716070349Buku adalah gudang pengetahuan yang tak pernah ada habisnya. Hargai sumber pengetahuan Anda dengan memperlakukannya dengan baik. Banyak yang mengeluh bahwa buku koleksinya mulai rusak. Merawat buku bukanlah hal yang sulit, namun seringkali orang malas atau tidak tahu cara merawatnya, padahal buku yang dibelinya itu tidak murah loh. Nah, gimana sih cara merawat buku yang kita punya? Nah, Yuk kita Simak tips merawat buku berikut ini :




1. Sampul Plastik
Cara yang termudah adalah merawatnya sebelum kita harus mengobatinya. Biasakan untuk memberi sampul plastik pada buku yang baru saja Anda beli. sebelum menyampul buku carilah plastik yang agak tebal dan tidak lengket untuk sampul buku, Usahakan pakai plastik bening agar cover bukunya terlihat. Yang perlu diperhatikan adalah pada saat menyampul buku jangan terlalu ketat, karena bisa membuat bagian cover buku terlipat jika sering dibuka. Nanti ketika sampul tersebut sudah sedikit rusak, bisa ganti dengan sampul baru.

2. Berdirikan Posisi Buku.
Tapi akan lebih baik jika Anda menyimpannya dalam lemari tertutup untuk menghidari debu yang berlebih. Jangan menumpuk buku. Apalagi dengan beban berat di atasnya. Hal tersebut akan membuat lembaran-lembaran buku saling menempel, huruf-hurufnya cepat pudar dan jilidnya jadi gampang lepas. Kalau bisa beri butir penyerap air (silica gel) dan kapur barus dalam rak atau lemari buku.

3. Jangan menumpuk buku di Rak atau
jangan pernah dengan cara menumpuk karena bisa merusak jilid buku dan sampulnya. Posisi buku yang bertumpuk dikhawatirkan udara tidak bisa masuk dan mempercepat kelembaban. Berilah sedikit ruang untuk mempermudah pengambilan dan pengaturan buku. jangan juga membiasakan membawa buku dengan memasukkan ke dalam tas yang penuh dengan berbagai macam barang. Apalagi mencampurnya dengan makanan. Lebih baik jangan memaksakan buku itu masuk dalam tas yang ukurannya lebih kecil dari buku.

4. Diberi kapur barus (kamper) dan lampu
Bahan baku kertas berasal dari kayu, bisa mengundang rayap menggerogoti buku-buku kita. Umumnya buku-buku baru tidak dirayapi karena beberapa sudah diberi zat-zat kimia untuk bahan baku daur ulang kertas. Juga material plastik dalam pembuatan kertas licin. Namun untuk buku-buku yang masih menggunakan kertas asli umumnya masih bisa dirusak rayap. Maka dari itu rak buku boleh ditaburi kapus barus yang dihancurkan atau bubuk cengkeh agar buku kita terjaga dari rayap. Atau tidak ada salahnya memberi lampu khusus dalam lemari buku, sinar lampu menghambat ngengat masuk ke sela-sela buku.

5. Hindarkan buku dari hal-hal berikut
Air, minyak, debu dan panas matahari langsung atau lampu yang berkekuatan tinggi. hal-hal itu dapat merusak buku. Kertasnya akan cepat berjamur, warnanya menguning dan gampang robek.

6. Hindari memfotokopi buku.
Untuk bisa memfotokopi halaman buku, biasanya punggung buku akan ditekan kuat-kuat. Hal ini jelas akan memperpendek umur jilid buku. Selain itu, ingatlah bahwa memfotokopi buku tanpa izin adalah pelanggaran hukum dan hak cipta. Bisa berabe nanti…

7. Jika terpaksa harus meminjam buku
Catatlah dalam daftar agendamu bahwa buku itu telah dipinjam oleh salah satu temanmu. Jangan takut memperingatkan temanmu untuk merawatnya. Sayang dong kalau buku yang sudah kita rawat baik-baik malah hilang karena temanmu itu menyepelekannya.

8. Lakukan perawatan khusus
Carilah referensi dan metode-metode yang biasa digunakan untuk merawat buku ,seperti yang dilakukan di beberapa perpustakaan. Dengan lebih cermat dan meyeluruh secara berkala. Dijamin suatu saat Anda pasti membutuhkannya lagi. Dan Anda akan merasa bangga bisa menghargai buku yang begitu berjasa.

9. Jangan sekali-kali Anda Melipat Buku :
Melipat. Melipat buku bisa merusak kertas. Gunakan pembatas buku jika ingin menandai buku. Pembatas buku tidak harus dengan sesuatu yang mahal dan cantik. Kita bisa gunakan selembar daun, uang atau kartu nama untuk membatasi buku kita. Yang paling fatal jika kita menandai buku dengan benda tebal seperti pulpen atau lainnya karena bisa merusak Jilid.

This entry was posted in

0 komentar :

Posting Komentar