Thursday, 9 November 2017

Diary PPL Part 5; Berpisah

Ganti dengan “



Sebelum baca part ini sebaiknya baca part sebelumnya yah..

Diary PPL Part 4; Tak Siap untuk Merindu


Alhamdulillah ini akan menjadi tulisan Diary PPL saya yang terakhir. Yahhh kok terakhir sih, tambahin dong Kak.

Duhh, saya nggak bisa menambah ya. Sedih juga sebenarnya harus berakhir begini.

Dalam minggu terakhir PPL ini saya menjadi agak cengeng masalah 'PERPISAHAN' bahkan rencana penutupan yang memang akan digelar Kamis esok, saya ingin memundurkan menjadi minggu depannya lagi.



Eh, udah enak ini mau selesai. Nggak usah ditambah lagi, dah nggak betah. Begitu ucap salah seorang teman seperjuangan PPL. Saya pun hanya tersenyum kecut.

Ya. mungkin kau tak betah dan ada alasannya tentunya. Tapi, aku sudah merasa nyaman dengan murid-muridku. Mereka seperti adik dan teman saja bagiku. Mereka pun menghormatiku dan senang tiap kali aku mengajar mereka. Apapun materinya, mereka selalu menuruti kegiatan yang ingin kubuat.

Iya, itu kan muridmu... kalau aku wis males. Lelahhh...

Hm, ya sudahlah tiap orang bisa mengutarakan isi hatinya masing-masing kok.

------
bersama Ernes Mo dan Stefany Ananda uyee...

Sampai saya masih nggak rela waktu itu harus di-cut ngajar hari Selasa. Penutupan atau pamitan dengan mereka tepat di hari Selasa tapi sebenarnya Rabu masih ada jadwal. Otomatis mereka protes berjamaah minta Rabu juga masih ngajar. Tapi apalah daya guru pamong meminta agar saya selesai di Selasa.

Dan itu masih beruntung karena awalnya terakhir adalah Hari Rabu sebelumnya, namun saya ditambah satu materi teks ceramah sehingga bisa agak panjang satu pertemuan. Waktu perpisahan macam-macam komentar mereka sih.

Bu, ngajar disini aja
Bu jangan pulang dong Bu... ngajar kami terus
Bu, ngajar sampe kita naik kelas aja

Ah, kalian so sweet banget. Tapi, mohon maaf saya tidak bisa... benar-benar tak bisa menyalahi aturan yang sudah dibuat pihak sekolah dan universitas. Semoga setelah ini kalian mengerti Arti Cara Belajar Bahasa Indonesia yang Menyenangkan.

Semoga semua sukses dan mendapatkan impian yang diinginkan. Jangan sungkan untuk chat, DM, WA atau apapun itu selagi kita masih hidup.



0 comments :

Post a Comment