Sabtu, 20 Januari 2018

Puisi-Puisi Anggi Putri Radar Mojokerto edisi 14 Januari 2018

Tahun 2017 sudah tertutup dengan rapi bukan berarti sudah selesai semua hal. Pembukaan tahun 2018 membuat saya harus ekstra menjadi lebih baik dari tahun 2017. Tentang apa, ya tentang segala hal khususnya dalam produktif berkarya. Meskipun awal tahun 2018 ini saya disibukkan oleh pekerjaan skripsi dan beberapa hal lain, tapi tak boleh menyurutkan semangat untuk terus ngeblog dan berkarya di media. Saya akan menyempatkan waktu untuk tetap produktif. Semoga kawan-kawan yang membaca tulisan-tulisan saya juga ikut BERGERAK bersama.



Harapan saya, kawan-kawan yang baca blog tidak hanya jadi silent reader tapi juga ikut komen sekadar saling sharing atau memberi saran terhadap isi tulisan saya yang masih berproses ini hingga selanjutnya dapat meningkatkan passion menulis kita bersama.

Alhamdulillah, tahun 2018 ini ada puisi-puisi saya yang tayang di Radar Mojokerto pada Minggu, 14 Januari 2018. Sebuah pembuka tahun yang apik. Semoga bisa terus berkarya.

Berikut beberapa puisi di dalamnya.


Entitas Waktu
: Handz

aku mengenalmu sebagai pagi yang
berpendar ke segala mata angin
membuatku lesat bersama embun
yang menetes di atas bebatuan licin

kedua retina yang menjadi tempat
pertumpahan keluh kesah, gigil kesunyian
dari mata paling ranum yang kau tawarkan
pesan yang tak sempat kupandang;
lamat-lamat itu berubah jadi sekotak debar

seribu angin dan musim telah gugur
sekat dan waktu melepuh jadi debu
tapi kutahu, kau akan terus berjalan
menebas batas-batas kenyataan
mnenggelamkan mimpi buruk dan kegelisahan

sederhada, berpikirlah tentang sebuah peta
berpikirlah tentang labirin senja
berpikirlah tentang perjamuan dermaga
berpikirlah tentang kita—


Surabaya, 8 Januari 2018


Kalau Ada Waktuku

kalau ada waktuku, kenanglah
ada ribuan kata yang pulang ke muasalnya
menyaksikan perdebatan, kesepakatan, dan rayuan
mengobati geletar duka yang lama membusuk
dan tak henti-hentinya berteriak

hidup akan mengental seperti luka tanpa darah
dan air yang datang dari hilir mencari jalan
agar sampai pada sebongkah tujuan
begitu jauh langkah yang dibuat
begitu kau harus mengingat

Surabaya, 8 Januari 2018

Sabtu, 13 Januari 2018

Mencicipi Pical Sikai, Kuliner Bukittinggi

Ada yang khas Bukittinggi, nggak Uda Fanz?

Tanya saya penasaran pada salah satu teman blogger yang bertemu di Panorama Medan Nan Bapaneh. Penyesalan itu akan muncul belakangan kalau saya tidak memanfaatkan waktu sebaik mungkin saat berada di Sumatera Barat ini. Jadi, meskipun perut sudah lumayan kenyang tapi tetap mengiyakan untuk melancong lagi, hehe... nggak kerasa betah juga di Sumbar. Banyak hal baru buat saya contohnya makan bajamba, kopi kawa, dll. 

Nah, akhirnya pertanyaan saya tadi dijawab sama Uda Fanz. Kita kemana nih...

Ada Warung Pical Sikai di dekat sini. Yuk, kita kesana!

Warung Pical Sikai ini wajib didatangi saat datang ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Lokasi warung yang sudah berdiri sejak 1948 itu melengkapi keragaman kuliner kota kelahiran salah satu proklamator Indonesia, Bung Hatta.

penampaan Pical Sikai

Tempatnya memang tidak terlihat seperti restoran mewah, warungnya sederhana namun terasa menyenangkan. Sangat terasa bahwa tidak ada usaha untuk mendekor warung secara berlebihan; benar-benar otentik, bersih, dan apa adanya.  Menu utama yang dijual hanya dua jenis, pecel (pical) dan lamang tapai. Bahan baku pecel yang digunakan berbeda dengan yang ditemui di Pulau Jawa. Asli, bayangan awal saya adalah pecel yang biasa dijajakan tiap pagi di pinggir jalan di Jawa. Pas makanannya datang, barulah mengerti perbedaannya.

ini saya ketemu temen baru namanya Kak Ami dari Suliki

Pical Sikai menggunakan rebusan jantung pisang, rebung, pucuk daun ubi, kol rebus, kol mentah, dan sebagai pelengkap diberi keripik sanjay (singkong) dan kerupuk merah, dan akhirnya disiram dengan bumbu kacang. Bisa dibilang menu Pical Sikai ini adalah menu vegetarian. Saya bersyukur banget menemukan menu vegetarian, karena beberapa hari di Payakumbuh sudah makan makanan berlemak seperti ayam dan ikan yang pedas.

Bu Ade, pemilik warung


Namun bumbu kacang di Pical Sikai ini benar berbeda dengan pecel di Jawa. Rasanya berbeda, pical ini bumbu kacangnya agak encer ketimbang pecel di Jawa, bahkan menurutku seperti kuah kacang bukan bumbu kacang, tapi lidahku masih bisa menyantap dan menghabiskannya. Perbedaan lainnya tentu saja komposisi sayuran yang digunakan sebagai bahan isian pun berbeda. Kalau di Jawa terlihat hijau semua kalau ini putih karena didominasi dengan kubis.

Coba juga lamang tapai ketan hitam, karena di warung ini juga menjual lamang tapai. Paduan rasa antara gurih dan legitnya tapai ketan akan menjadi kenangan. Untuk camilan, mesti mencoba lepet pisang (nagasari) khas Pical Sikai. Lembut, gurih, dan legit. Harga makanan di Pical Sikai sangat bersahabat kok jadi jangan khawatir kantong jebol. Bahkan menurutku di Sumbar makanan harganya relative standar, termasuk di Pical Sikai ini. Seporsi pecel dan lamang tak lebih dari @Rp 15 ribu. Lepet pisangnya pun hanya Rp1.000/bungkus.
lamang tapai

Sajian di Pical Sikai menjadi variasi makanan khas Sumatera Barat yang didominasi santan.  Warung Pical Sikai dikelola Ibu Ade, generasi kedua. Orangtuanya memulai usaha sejak 1948 ketika berusia 16 tahun. Harus diakui bahwa konsistensi dalam mempertahankan kualitas telah membuat usaha Pical Sikai ini bertahan di tengah gempuran arus zaman. Rasa berbicara, dan para pengunjung pun menyebarkan kabarnya dari mulut ke mulut, tanpa Ibu Ade perlu repot-repot mengelola promosi melalui media massa ataupun kanal-kanal lainnya. Memang di warung ini pelanggan tak pernah surut hingga jam tutup pukul 18.00 WIB. Saya di sana sampai tutup lho, karena baru ke tempat itu sore hari, harusnya lebih awal.



Pical Sikai Bukittinggi buka mulai pukul  07.30 hingga 18.00. Lokasinya sedikit masuk gang di Jalan Panorama, satu deret dengan pintu masuk menuju Gua Jepang (salah satu objek wisata utama di Bukittinggi), atau tepat di depan Hotel Melindo.

Ah, saya jadi ingin ke sana lagi. Semoga bisa ke sana lagi bersama keluarga.


Warung Pical Sikai
Jl Panorama no.19c, Bukittinggi, Sumatra Barat
(Masuk gang depan Hotel Melindo)



Kamis, 11 Januari 2018

Tips dan Cara Naik Pesawat untuk Pemula


sumber dokumen pribadi
Takut mesin pesawatnya rusak, takut jatuh, duh… takut deh naik pesawat!

Apakah kalian pernah berpikir demikian kemudian membatalkan berkali-kali jadwal traveling? Hemm, sama saya juga pernah berpikiran seperti itu. Eittsss, tapi itu dulu. Bagi beberapa orang traveling menggunakan pesawat terbang adalah hal yang biasa. Tapi, bagi mereka yang belum pernah sama sekali mencoba naik transortasi ini, naik pesawat menjadi sesuatu yang luar biasa.

Cara naik pesawat untuk pertama kali sangat mudah kok, asal kita tidak panik duluan. Beberapa waktu lalu saya pertama kali Trip ke Padang sendirian dan itu adalah pengalaman naik pesawat pertama kali saya. Jadi, di sini saya akan berbagi sedikit pengalaman dan tips naik pesawat pertama kali kepada kalian semua.

Sangat lumrah jika awalnya merasa bingung, terutama bagi kalian yang belum pernah mengurus keberangkatan sendiri. Ada baiknya memperhatikan langkah-langkah cara naik pesawat sesuai prosedur, karena memang ada beberapa tips yang perlu dilakukan sebelum sampai di pesawat, mulai memesan tiket, check in, hingga di dalam pesawat dan akhirnya sampai di tempat tujuan.

Nah, karena itu saya akan memberikan sedikit tips untuk kalian.

      1.      Pesan Tiket dan Rencanakan Jauh-Jauh Hari

Pembelian tiket saat ini rata-rata bisa dilakukan secara online. Saya sendiri kemarin memakai Traveloka, dan syukurnya taka da kesulitan hingga tiket saya terima. Sebaiknya kamu melakukan pembelian tiket jauh-jauh hari sebelum hari-H keberangkatan, agar kamu bisa survei harga termurah dengan maskapai yang terpercaya. Meski harga tiket yang dibeli secara online, biasanya belum termasuk pajak sebesar 10 persen.



Caranya hampir sama di semua aplikasi pembelian tiket, yaitu kamu tinggal mengisi formulir pemesanan, lalu setelah kamu melakukan pembayaran (via transfer bank, m-banking, dll) tiket akan dikirimkan ke e-mail berikut kode booking-nya, gunakan kode ini untuk mencetak boarding pass (tiket pesawat) saat check in di bandara.

Jual Tiket Pesawat, Ini 4 Ciri-ciri Situs yang Aman!


    2.      Cari tahu kebijakan masing-masing maskapai mengenai minimal kuota bagasi

Setiap maskapai memiliki kebijakan masing-masing mengenai batas bagasi gratis. Hal ini penting agar menghindarkanmu dari kewajiban membayar ekstra akibat bagasi berlebih.

Namun jika keadaan mengharuskanmu membawa barang bawaan yang cukup banyak, maka kamu perlu memastikan agar nggak melebihi kuota bagasi. Biasanya, kuota minimal bagasi yang disediakan sebesar 15-20 kilogram, tapi umumnya 20 kilogram, lebih dari itu maka akan dikenai biaya tambahan. 

Tips dari saya, sebaiknya bawa satu koper dan satu tas kecil untuk menjaga dompet, handphone, dan barang-barang penting lain. Jika koper dirasa kecil bisa masuk ke bagasi kabin pesawat. Namun jika besar, masukkan bagasi pesawat.

      3.      Datang minimal  1 jam sebelum waktu keberangkatan

Biasakan datang ke bandara satu sampai dua jam sebelum waktu keberangkatan yang tertera dalam tiket pesawatmu. Saat tiba di bandara, kamu harus memasuki terminal yang sesuai nama maskapai yang akan kamu naiki. Pengalaman buruk saya yaitu, karena macet saya datang mepet sekali dengan jam keberangkatan. Saya datang 10 menit sebelum jadwal keberangkatan, untungnya sudah check in online sehingga tinggal ambil boarding pass. Tapi, sekali lagi jangan datang mepet, karena akan membuat panik kemudian lari kesana-kemari, belum lagi jika antrean panjang, kamu bisa ketinggalan pesawat.

Saat akan memasuki terminal tujuan, tunjukkan e-tiket atau print out tiket elektronik kepada petugas. Biasanya juga akan dilakukan pemeriksaan keamanan dengan metal detector untuk barang bawaanmu. Lantas segeralah beranjak untuk mengurus keperluan lainnya.

      4.      Check-in sesuai dengan nama maskapai untuk mendapatkan boarding pass

Check-in merupakan prosedur resmi di mana pihak maskapai mencatat setiap penumpang yang datang ke dalam data penerbangan. Barang yang kamu bawa juga akan ditimbang sebelum masuk bagasi, siap-siap membayar lebih jika ternyata bawaan kamu melebihi kuota.

Dalam proses check-in, kamu akan diberikan boarding pass yang berisi informasi mengenai nomor penerbangan, nomor kursi di pesawat, termasuk nomor gate (pintu) keberangkatan sebagai tanda masuk ke dalam pesawat. Setelahnya, kamu akan diminta membayar airport tax sesuai tarif yang berlaku. Beberapa maskapai nggak memberlakukan sistem ini, karena tarif tersebut sudah digabung dengan harga tiket.

     5.      Masuk ke gate sesuai yang tertera dalam boarding pass

Ruang tunggu untuk masuk pesawat ini biasanya dipisahkan berdasarkan pintu. Sebelum memasuki ruang keberangkatan, lagi-lagi kamu harus melalui proses pengecekan barang dan pemeriksaan keamanan. Copot saja benda logam seperti jam tangan,jaket juga biasanya disuruh lepas dan ikut masuk mesin.

Setelah melewati pemeriksaan yang agak ribet tadi, pastikan kamu menunggu di area gate yang tepat karena nantinya kamu akan masuk ke pesawat hanya melalui pintu ini. Nomor gate tertera di boarding pass atau bisa juga ditemukan di papan pemberitahuan. Kamu bisa mencocokkan nomor pesawat dengan nomor gate. Di papan ini, kamu juga bisa mengetahui jam keberangkatan dan juga status pesawat.

     6.      Selalu dengarkan pengumuman mengenai status pesawat

Pastikan lagi mengenai status pesawat yang akan kamu naiki. Selain dengan melihat papan pengumuman, kamu juga wajib mendengarkan setiap pengumuman yang disampaikan oleh customer service. Jika kamu nggak yakin, coba tanyakan ke orang yang ada di sebelahmu, apakah dia akan naik pesawat yang sama.

Setelah mencocokkan nama di kartu identitas dengan di boarding pass, kemudian boarding pass akan disobek oleh petugas. Beberapa diambil petugas, sisanya dapat disimpan. Jangan lupa, potongan-potongan nomor tas bagasi jangan sampai terambil oleh petugas.

10 Tips Liburan Hemat yang Wajib Dicoba


      7.      Masuk ke dalam pesawat dengan tertib

Carilah tempat duduk sesuai nomor pada boarding pass. Letakkan bawaan kamu di kompartemen di atas tempat duduk dengan rapi. Biasakan untuk langsung memakai sabuk pengaman dan duduklah dengan tenang.

     8.      Perhatikan awak pesawat yang memberikan petunjuk keselamatan

Di dalam pesawat, kamu akan diminta mematikan ponsel agar nggak mengganggu sistem navigasi pesawat. Selain itu, kamu akan diminta kenakan sabuk pengaman seperti yang diperintahkan. Perhatikan demo keselamatan penerbangan yang diperagakan oleh awak kabin.

   9.      Tetap dengarkan pengumuman yang disampaikan awak pesawat tiap beberapa menit
sumber Wira Angkasa Akademi


Meskipun sudah berada di dalam pesawat, kamu tidak boleh lengah. Tetap dengarkan pengumuman dari awak kabin. Biasanya jika memasuki cuaca yang kurang baik, kita disarankan kembali mengenakan sabuk pengaman. Pokoknya, dengarkan saja siapa tahu ada pengumuman yang penting terkait keselamatan kita.

      10.  Menuju tempat pengambilan bagasi

Kalau kalian membawa bagasi, segera menuju tempat pengambilan bagasi di bandara tujuan. Waspadalah saat kalian berada di area Baggage Claim. Banyak kasus pengrusakan dan kehilangan bagasi. Seperti resleting tas penumpang yang dirobek meskipun telah digembok dan barang berharganya hilang.
sumber gambar'detik.com

Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar menghindari kehilangan bagasi saat traveling menggunakan pesawat. Utamanya jangan pernah menyimpan barang berharga di dalam bagasi pesawat kecuali dibawa ke dalam kabin pesawat.

Ada juga petugas bagasi yang melempar bagasi dan kardus penumpang tanpa hati-hati. Padahal yang dilempar itu adalah barang fragile yang berisi benda-benda yang mudah pecah dan menuntut perlakuan yang lebih hati-hati. (Mintalah stiker bergambar gelas retak dengan warna dasar merah sebelum boarding untuk menghindari hal ini).

Sesudah semua barang di bagasi diambil, cek kembali kondisi barang bawaan baru meninggalkan bandara. Jika ada bagasi yang hilang atau rusak, pergi ke bagian Lost and Found untuk melaporkan kehilangan. Kalau tidak ada masalah, berikan potongan baggage claim tag kepada petugas saat keluar pintu bandara. Meskipun kadang ini juga tidak diminta.

Yeeeyy, setelah melakukan 10 cara naik pesawat untuk pemula kamu akan sampai di tempat tujuan dengan selamat. Semoga tips di atas bisa bermanfaat dan menghapus rasa khawatir kalian untuk naik pesawat saat traveling ya.


Rabu, 10 Januari 2018

Tempat Ternyaman untuk Menulis Part 1



Dalam menulis buku, tempat menulis menjadi salah satu faktor eksternal yang akan menentukan mood ketika menulis. Setiap orang pasti memiliki tempat ternyaman untuk menulis masing-masing, ada yang sangat suka dengan keramaian, ada juga yang mencintai suasana yang sunyi (aku banget :D). Jadi, tulisan ini adalah data yang aku survei ke beberapa rekan penulis kemudian aku kerucutkan menjadi versiku sendiri. Kalian juga boleh nambahin lho.

Menulis pada dasarnya adalah aktivitas panjang yang sebenarnya melelahkan, entah itu menulis blog, buku, maupun artikel. Tidak hanya membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan tulisan, menulisjuga akan menyita banyak energi dalam melakukan pengumpulan dan pemetaan terhadap data yang kita punya. Selain itu, kita juga perlu mengumpulkan mood yang baik ketika menulis. Artinya faktor internal (mood) juga akan berdampak pada kualitas tulisan yang dibuat.

Cara Efektif Menulis Esai

Ketika mood sedang tidak baik, maka kesannya terpaksa ketika menulis. Kondisi ini pada akhirnya akan berdampak pada keruntutan tulisan yang dibuat. Bisa jadi, ada beberapa bagian yang kemudian tidak konsisten akibat mood buruk yang dipaksakan untuk terus menulis. Di sisi lain, mood pada dasarnya juga tidak hanya dipengaruhi oleh diri sendiri, tetapi juga ada faktor lain yang mempengaruhi mood.

Satu diantara faktor eksternal yang tidak kalah penting yaitu tempat untuk menyelesaikan tulisan kita. Tidak sedikit orang yang mengakui bahwa tempat menjadi pertimbangan penting ketika mereka ingin menulis buku. Hal penting lain yang perlu diketahui yaitu setiap orang pada dasarnya memiliki kriteria tempat yang nyaman untuk menulis (sama seperti yang aku katakana di pengantar). Ada sebagian orang yang lebih suka menulis di tempat yang cenderung sepi, tetapi ada juga mereka yang lebih suka menulis di tempat yang ada banyak orang di sekelilingnya.

 Fenomena ini wajar kok, karena pada dasarnya setiap orang memiliki seleranya masing-masing. Apabila tempat yang diinginkan tersebut bisa membuat nyaman, maka hal tersebut secara tidak langsung juga akan berdampak pada mood yang dibangun. Ketika mood tersebut pada titik yang baik, maka proses pengerjaan tulisan juga akan semakin baik. Kondisi tersebut pada akhirnya akan menghasilkan tulisan yang berkualitas.
Berkaca dari hal tersebut, beberapa tempat yang bisa digunakan untuk mengerjakan tulisan yang ingin dibuat.

Perpustakaan


Perpustakaan menjadi tempat yang bisa jadi nyaman untuk dijadikan referensi dalam mengerjakan project menulis. Adapun perpustakaan yang dimaksud bisa berarti perpustakaan daerah ataupun kampus. Hal tersebut menjadi cocok untuk dijadikan tempat menulis karena fasilitas yang ada di dalamnya. Selain biasanya menyediakan fasilitas wifi, perpustakaan juga menawarkan fasilitas ruangan yang nyaman untuk ditempati.

Suasana yang cenderung kondusif dan tidak ramai menjadi salah satu pertimbangan mengapa perpustakaan menjadi tempat yang layak untuk dijadikan referensi. Meskipun demikian, perpustakaan tidak bisa memberikan waktu yang relatif lama bagi pengunjungnya. Dengan kata lain, tidak bisa mengerjakan berbagai pekerjaan di perpustakaan hingga larut malam. Tidak sedikit perpustakaan yang hanya buka sampai sore hari. Oleh karena itu, tempat ini memiliki kekurangan pada aspek ketersediaan waktu yang ditawarkan kepada pengunjung.

Taman


Taman adalah tempat menarik untuk dikunjungi. Biasanya taman digunakan sebagai tempat untuk refreshing atau menghabiskan waktu, baik di pagi ataupun sore hari. Di beberapa negara maju, seperti di Eropa, taman menjadi tempat favorit yang bisa digunakan untuk mengerjakan tugas para mahasiswa. Tidak sedikit orang-orang yang melakukan aktivitas menulis buku di tempat ini pula. Hal itu tidak dapat dilepaskan dari sifat taman itu sendiri yang cenderung sejuk dan teduh sehingga membuat pengunjung yang datang merasa cukup nyaman untuk menghabiskan waktu. Selain itu, taman dengan pemandangan yang indah juga akan memberikan inspirasi tersendiri ketika menulis. Artinya, kita akan bisa menemukan banyak inspirasi di tempat seperti taman dengan pemandangan yang indah. Di Indonesia pada dasarnya masih belum banyak taman yang nyaman untuk dijadikan tempat untuk menulis. Namun di beberapa kota besar kini mulai muncul taman-taman yang cukup nyaman.

Café


Tempat lain yang juga menarik untuk dijadikan referensi adalah café. Hayoo, siapa yang ngaku anak cafe? Setiap café biasanya memiliki corak yang berbeda. Artinya ada café-café yang memang dikhususkan bagi mereka yang ingin menjadikannya sebagai tempat untuk mengerjakan berbagai pekerjaan, khususnya dalam hal menulis atau mengerjakan tugas. Café menjadi tempat referensi menarik karena sifat tempatnya yang cenderung nyaman dan santai. Artinya tempat tersebut tidak terlalu formal dan memang diperuntukkan bagi mereka yang ingin ‘ngobrol’ santai atau sekadar mengerjakan tugas. Selain itu, setiap café biasanya juga memiliki fasilitas yang menunjang seperti wifi ataupun menu makanan dan minuman yang ditawarkan. Bahkan ada beberapa café yang memang dibuka dalam waktu 24 jam sehingga memungkinkan orang untuk mengerjakan tugas hingga larut malam. Fasilitas itulah yang kemudian menunjang aktivitas ketika mengerjakan sesuatu.



Tepi Pantai


Tepi pantai terkadang memang sering digunakan untuk menghasilkan suatu karya karena pemandangan yang bagus dan terdapat ketenangan di sana. Kita bisa melihat arus laut yang tiba-tiba perlahan dan tiba-tiba tinggi tak terduga. Di situlah puncak inspirasi didapatkan. Angin yang sepoi-sepoi juga membuat pikiran relax dan nyaman. Indonesia sebagai negara maritim/bahari sangat banyak menyediakan pantai di setiap daerah. Kalian bisa mencobanya.

Ruang Tidur

Tempat terakhir yang bisa dijadikan referensi untuk menulis buku adalah Ruang Tidur. Ruang Tidur pada dasarnya bisa menjadi pilihan pertama dan sekaligus terakhir yang bisa digunakan untuk mencari kenyamanan dalam menulis. Tidak sedikit orang yang mengakui bahwa tempat ternyaman untuk menulis adalah di Ruang Tidur sendiri. Suasana yang sudah biasa Anda hadapi menjadi alasan kuat mengapa Ruang Tidur menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan tempat ketika menulis buku. Ketika Anda sedang melakukan aktivitas menulis, Ruang Tidur pada dasarnya juga menyediakan berbagai fasilitas yang Anda butuhkan seperti internet (bila Anda memasang), makanan, dan minuman. Anda bisa juga bisa menentukan berbagai hal yang ingin Anda lakukan di Ruang Tidur yang membuat Anda semakin nyaman untuk melakukan aktivitas kepenulisan. Oleh karena itu, banyak orang yang menyelesaikan pekerjaannya di Ruang Tidur/rumah daripada di kantor.

Kiat Menulis Bebas

Untuk membuat tempat menulis semakin nyaman, maka salah satu hal yang bisa dilakukan adalah merapikan tempat kerja Anda sendiri. Akan menjadi lebih menyenangkan apabila Anda memiliki ruangan kerja sendiri di dalam Ruang Tidur. Ruangan kerja tersebut tentu akan difungsikan untuk tempat menulis buku. Bahkan jika bisa mendesain ruangan sesuai dengan selera masing-masing, mulai dari warna cat hingga berbagai aksesoris yang membuat nyaman. Apabila tempat kerja berada di dalam kamar sendiri, kita juga pada dasarnya bisa mendesain kamar sesuai dengan keinginan. Rumah sebagai tempat tinggal justru bisa ubah sesuai dengan keinginan dalam rangka menunjang kinerja dalam menghasilkan tulisan. Dengan demikian, akan bisa selalu terpacu untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas karena mood  juga akan dipengaruhi oleh tempat kita berada.

So, dimana tempat ternyamanmu dalam menulis?


Selasa, 09 Januari 2018

Prudential Resmikan PRUmedical Network, Inovasi Terbaru Kenyamanan Rawat Inap


Minggu lalu, Ibuku selesai operasi pengangkatan payudara akibat kanker yang dideritanya

Ucapan Tante melalui saluran telepon membuat hati teriris. Ibunya sudah lama menderita kanker payudara dan sekarang harus menjalani operasi pengangkatan payudara sebelah kiri. Terapi sudah dijalani sejak beberapa bulan lalu. Namun, kemungkinan kurang intensif terkendala dana.

Kanker memang menjadi momok bagi masyarakat. Penyakit kanker bisa menyerang siapa saja, tidak pandang usia, tidak pandang saat itu ada uang atau tidak. Untuk itu, segala persiapan atas kemungkinan terburuk dalam hidup harus dilakukan. Satu diantara kemungkinan terburuk sebagai manusia yaitu sakit. Kita bisa sakit kapan pun, kita tidak pernah tahu saatnya. Kini, kita tak perlu khawatir, banyak kemudahan, satu diantaranya yaitu dengan adanya PRUmedical network dari Prudential.


Prudential setelah sebelumnya sudah meluncurkan PRUprime Healthcare Syariah kini berhasil meresmikan PRUmedical network pada Rabu (16/11/17) di Prudential Centre Kota Kasablanka lt 15. Acara pembukaan dimulai dari pukul 13.00 yang dilanjutkan dengan sambutan dari Jens Reisch selaku Presiden Direktur Prudential Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan talkshow yang dihadiri juga oleh Dr. Andreas Tjandra hingga pukul 13.48. Setelah sesi tanya jawab selesai dan sebelum penutupan acara, digelar sesi foto bersama dengan perwakilan dari Siloam, Mayapada, Mitra Keluarga dan Royal Taruma.

PRUmedical network, merupakan jaringan rumah sakit rekanan Prudential yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah Prudential Indonesia dalam mendapatkan perlindungan rawat inap, yang saat ini tersedia di 42 rumah sakit yang dikelola oleh Siloam, Mayapada, Mitra Keluarga dan Royal Taruma di seluruh Indonesia.

Berikut daftar rumah sakit rekanan Prudential



PRUmedical network memiliki banyak keunggulan yang bisa dinikmati oleh nasabah, diantaranya:

o Kemudahan administrasi di Rumah sakit dengan adanya layanan Pru Hospital Line dan staf Pru Medical Network oleh Prudential

o Jaminan ketersediaan kamar rawat inap

o Fasilitas tambahan untuk keluarga yang menunggu, seperti bantal, boneka atau voucher makan.

“Kami sangat bersyukur dapat meluncurkan PRUmedical network yang memberikan layanan eksklusif bagi nasabah kami sejak masuk, selama perawatan, hingga keluar dari rumah sakit. Kami merasa senang dapat bermitra dengan empat rekanan kami, yang tidak saja merupakan penyedia jasa kesehatan terkemuka dengan jaringan yang luas di Indonesia, namun juga memiliki kesamaan misi untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan terbaik kepada nasabah kami yang menjalani rawat inap, sehingga pasien dan keluarganya dapat dengan tenang berfokus pada memulihkan diri,” jelas Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia.

Sebagai pasien maupun keluarga pasien tentu kita membutuhkan layanan rumah sakit yang efisien, nyaman dan berkualitas. Prudential Indonesia mampu hadir dengan inovasi terbarunya melalui berbagai layanan dan produk yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut.


Dengan hadirnya inovasi terbaru PRUmedical Network dari asuransi Prudential Indonesia ini dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan terbaik kepada nasabah yang menjalani rawat inap di rumah sakit, sehingga pasien dan keluarganya dapat nyaman serta fokus memulihkan diri untuk mencapai kesehatan total.

Sabtu, 06 Januari 2018