Kamis, 30 Juni 2016

5 Jenis Paragraf Pembuka yang Wajib Diketahui

anggi_putri

5 Jenis Paragraf Pembuka yang Wajib Diketahui—Paragraf pembuka memiliki peran sebagai pengantar bagi pembaca untuk sampai pada masalah yang akan akan diuraikan oleh penulis. Untuk itu, paragraf pembuka harus dapat menarik minat dan perhatian pembaca, serta sanggup mempersiapkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan diuraikan.
Saya juga sering menampung pertanyaan yang sama, yakni tentang opening atau paragraf pembuka. Maka dari  itu saya membuat postingan ini agar bisa dibaca bagi yang tanya :D (biar gak tanya lagi)

Dalam menulis sebuah cerita sering kali yang menjadi bumerang yaitu membuat paragraf pembuka. Paragraf pembuka yang menarik tentu akan membuat pembaca tertarik membaca tulisan sampai habis. Ada 5 jenis paragraf pembuka yang dapat digunakan sebagai bahan inspirasi, dan mencegah munculnya Writers Block.



1. Paragraf Pembuka dengan Kutipan/Dialog
Contoh: “Terkadang aku ingin kita saling sapa atau setidaknya sadar dengan
keberadaan satu sama lain, tapi aku tak bermimpi kau di hadapanku dan
membawa sapu tangan untukku.” Senja ketika itu gugur di puncak barat
sebelum langkahku hilang.

2. Paragraf Pembuka dengan Narasi
Contoh: Barangkali tidak ada perpisahan yang lebih menyenangkan untuk  dirayakan daripada sepasang kekasih yang berpisah dalam keadaan  masih saling mencintai. [dalam Reruntuhan Musim Dingin hal. 25]

3. Paragraf Pembuka dengan Pertanyaan
Contoh: Untuk apa menulis? Memang bisa kaya? Begitulah ibu mengucapkan dengan nada lebih tinggi dari biasanya.

4. Paragraf Pembuka dengan Pertanyaan Retoritis
artinya pertanyaan yang tak perlu dijawab sebab jawabannya sudah jelas.
Contoh:
Adakah orang yang tidak menginginkan kehidupan yang aman dan damai? Kehidupan yang aman dan damai selalu menjadi dambaan orang. Apa artinya kesejahteraan, kekayaan yang melimpah, jika tidak ada rasa aman dan rasa damai? Kebahagiaan tidak hanya ditentukan oleh terpenuhinya kebutuhan fisik, tetapi lebih dari itu, kebahagiaan sangat ditentukan oleh terpenuhinya kebutuhan psikis.

5. Paragraf pembuka dengan Nyentrik
Contoh: Sebab raja siang telah terbunuh di cakrawala. Saat itu pula para pekerja menunggang lift dan berbondong-bondong menyeduh jeda. Buai malam adalah hal paling nikmat bagi orang sibuk seperti mereka.

Oke, masih banyak paragraf-paragraf pembuka lain yang dapat Anda buat dan tentunya lebih menarik.  Banyak kemungkinan jika kamu terus berkreativitas :)

Selamat berjumpa di post selanjutnya^^



4 komentar :

  1. makasih sharingnya tentang paragraf pembuka, saya jd diingetin lg nih :)

    BalasHapus
  2. terima kasih informasinya ya mbak
    gak tau lo sebelumnya

    BalasHapus